Makan Apa di Kalibata?

kuliner kalibata city

Setelah hampir dua tahun tinggal di rumah susun (bahasa kerennya sih apartment) Kalibata, saya memang belum banyak mengeksplorasi tempat makan yang ada. Biasa sih, saya memang kurang suka mencoba tempat makan karena malas berekspektasi. Jadi kalau sudah cocok sama yang satu itu, ya ke situ aja bolak-balik.

Hidup di Indonesia ini penuh dengan kemudahan. Kalau malas mau jalan beli makan, tinggal telpon delivery order. Penjaja makanan juga gampang ditemukan. Tinggal pilih saja mana yang disuka.

Kalau di Kalibata, ada beberapa makanan yang sering saya beli.

Bakso Kota Cak Man

Kalau lagi pengen makan bakso apalagi ketika hujan, ini tempat favorit saya. Lokasinya mojok di Teras Quliner Kalibata City Square, sebelum pintu masuk ke masjid. Rasa dan kekenyalan baksonya pas buat saya. Di sini biasanya saya memesan bakso dan lontong, pas kenyangnya.

Nasi gULAI Kikil – Padang Sederhana

Ketika badan sedang kurang sehat atau sedang ingin makan yang hangat dan enak, saya mampir ke Sederhana yang ada di Kalibata City Square juga. Saya suka banget sama nasi gulai kikil, ditambah dengan sambal cabai hijau, timun, dan daun singkong rebus tanpa gulai nangka, dilengkapi dengan teh manis hangat. Untuk porsi seperti ini saya biasanya membayar Rp 36.300.-. Sensasi kenyal makan kikil tunjangnya itu tiada tara😛.

gulai tunjang kikil

image credit: restoransederhana.id

Nasi Goreng Roa – Bookopi

Bookopi adalah salah satu cafe buat ngopi-ngopi cantik di kawasan Kalibata City Tower Sakura, di belakang lapangan basket. Ada banyak menu makanan dan minuman. Saya pernah pesan Nasi Goreng Roa yang rasanya enak banget di lidah saya. Pedas gurih, nyam! Selain itu saya juga suka spaghetti tuna dan pisang bakarnya. Harga nasi gorengnya sekitar Rp 40.000,-.

nasi goreng roa bookopi

Pizza Domino

Pizza kesukaan saya di sini adalah beef pepperoni yang tipis dan crispy, jadi teman nonton film yang asik di rumah. Lokasi Pizza Domino ini strategis, bersebelahan dengan pintu utama masuk mall. Sering juga ada promo-promo gitu sih.

Udang Saus Padang – D’Cost

Sampai sekarang saya belum bisa meniru bumbu udang saus padang di D’Cost. Rasanya enak banget, apalagi kalau dimakan sama nasi hangat. Duuuuh, enam ekor udangnya langsung habis di tempat. Menu ini yang pertama kali saya idamkan setelah hampir dua minggu traveling di Eropa dan puasa makanan Indonesia. Ketika sampai di rumah, enggak pakai ganti baju dulu langsung deh ke D’Cost.

Ikan Wader Sambal Janc*k – penyetan cok

Emang sih nama sambelnya ga banget. Kalau kalian dari Jawa Timur, pasti akrab deh dengan kata “Janc*k”. Nah kalau lagi nyidam makan ikan wader goreng, pasangannya yang serasi adalah sambel janc*k ini. Karena saya tau kata “janc*k” adalah umpatan, maka tiap memesan sambal ini saya hanya menunjuk di menunya, tidak pernah saya ucapkan😀.

penyetan cok

image credit: zomato.com

Ikan Goreng Sambal Bawang – D’Prez

Jika saya sedang malas jalan ke Kalibata City Square untuk mencari makan, maka saya akan menelpon delivery order dari D’Prez. Menu favorit saya adalah ikan nila goreng dan sambal bawang. Endes! Di sini tersedia berbagai macam menu mulai dari lauk, sayur, nasi goreng, sampai jus.

Hot Vanilla Latte – Starbucks

Kalau lagi butuh tempat buat nulis, nerusin kerjaan, maka saya akan ke Starbucks yang ada di area Kalibata City Square. Kursi coklatnya yang ada di meja panjang nyaman banget. Pewe! Ga tau ya kenapa kalau di rumah tuh jarang bisa produktif meskipun internetnya kencang, badan pengennya bermalas-malasan di kasur. Minuman favorit saya di sini adalah hot vanilla latte grande.

teh tarik jali-jali

Minuman ini memang istimewa, pas banget rasanya seperti menemukan jodoh. Semuanya pas! Diminum dingin enak, hangat juga ga kalah. Harganya Rp 10.000,- di Warung Aceh Jali-Jali Tower Ebony. Untuk menemani teh tarik, ada juga mie aceh, martabak, dan roti cane.

sate padang Dadony

Tempat ini yang bikin saya suka dengan sate padang. Sebelumnya juga pernah sih nyicipin sate padang yang dibeli teman, tapi rasanya ga senikmat yang ada di Dadony ini. Duh si Uda, bisa bikin saya tergila-gila *halah*. Harga satu porsinya Rp 30.000,-. Lokasinya terletak di sebelah Warung Aceh Jali-Jali tadi. Bisa loh makannya sate padang terus pesan minum es teh tarik😀.

sate padang dadony

image credit: zomato.com

Itu beberapa makanan dan minuman yang menjadi kesukaan saya yang ada di Kalibata City. The perks of living in apartment sih menurut saya, karena pasti banyak yang jual makanan di sekitar😀.

Kalau kamu termasuk tipe setia atau tipe yang suka mengeksplorasi makanan dan minuman?

25 thoughts on “Makan Apa di Kalibata?

  1. Lorraine berkata:

    Aku termasuk tipe yang rakus mau makan dan minum semua😉, maksudnya aku suka coba makanan, ngga selalu pesen yang itu-itu aja. Ah, jadi pingin ke Indonesia baca pos ini.

    • Safitri Sudarno berkata:

      Mbak Yo tipe ekplorer dan petualang ya😀 Aku kadang kurang pede kalo mau nyoba menu baru, takut kecewa karna udah sering dikecewakan *apa ini*
      Masakan Indonesia emang tiada duanya ya Mbak

      • Lorraine berkata:

        Kalo ngga coba-coba kan ngga tahu ada yang enak Fit😉 Kadang aku coba makanan yang aku ngga tahu, rasanya ngga enak. Yowis, jadi tahu lain kali ngga pesen itu lagi. Kalo ngga petualang malu lah ngaku-ngaku foodie😉

      • Safitri Sudarno berkata:

        *merenung* iya sih jadi belajar trus menandai di kepala “ga bakal ke sini lagi” kalo emang ga enak, tetep jadi pelajaran. Baiklah Mbak Yo, aku akan lebih berani mencoba😀

  2. denaldd berkata:

    Aduh ya ampuunn, aku kukuruyuk menjelang tidur baca daftar makanan disini Fit. Asli aku nelen ludah ini membayangkan kriuknya wader plus nasi panas dan sambel trasi *yak, hidup angan2! 😅 kangen D’Cost jugaa, favoritku kepiting soka cabe garam *eh bener kan ya ada menu ini haha, pokoknya yg cabe garam. Aku tipe penjelajah rasa *halah, selama bukan unggas dan sapi serta halal.

    • Safitri Sudarno berkata:

      ini adalah balas dendamku atas postingan masakanmu yang menggoda iman itu Yu hahaha. Apalagi kalo di sini kan tinggal jalan kaki aja ke bawah, trus nunjuk2 minta ini itu dan duduk manis. Ga usah kesusahan capek2 masak, nunggu bentar aja tinggal disantap deh😀
      Iya aku juga suka sama kepitingnya *apa sih yang aku ga suka?*

  3. Dita berkata:

    aaaak aku mauuu nyoba dooonk yg ikan wade sambel janc*k, kok kayaknya enak bangeeett….nanti sekalian nginep sama numpang wifi yaaa *tamu gak tau diri*

Habis maen komen dong :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s