Komunikasi ala LDR: Jauh di Mata Dekat di Hati

Menjalani LDR mungkin memang hal yang tidak diimpikan setiap orang, tapi ada kalanya kita harus menghadapi hidup yang tidak menyediakan banyak pilihan. Bagi para pelaku LDR pasti paham betul kondisi jauh dari significant other beserta kendala yang harus dihadapi sebagai konsekuensi jarak hingga perbedaan waktu.

Menurut saya sih jarak, LDR ataupun enggak, komunikasi yang baik adalah hal yang penting dalam menjalin sebuah hubungan. Ga jarang yang deket lebih sering ribut daripada yang jauhan. Ya gimana pinter-pinternya para pelaku dalam menjalin komunikasi aja sih. Nah, sebagai pelaku LDR yang beda negara, lintas benua dan samudra, dengan selisih waktu dua belas jam (waktunya di Jakarta tidur di sana sedang lunch, dan sebaliknya), kami perlu memanfaatkan kemudahan yang diberikan oleh teknologi untuk berkomunikasi yang tentunya dikombinasikan dengan cara-cara konservatif agar tetap bisa mengamalkan “jauh di mata dekat di hati” tanpa harus berat di dompet :p.

Gitu deh 😀

Gambar diambil dari sini
Baca lebih lanjut