Solo Trip ke Eropa #7 (End): Au Revoir Paris!

Membaca berita penembakan di Paris yang terjadi pada tanggal 13 November 2015, saya merasa sedih karena sepertinya semakin sulit untuk mendapatkan rasa aman di manapun kita berada. Mau ke mana-mana menjadi semakin was-was, takut ada kejadian ini itu. Apalagi kalau mau solo traveling lagi :(. Semoga keadaan Paris segera pulih.

Paris adalah gerbang saya masuk ke daratan Eropa Barat sekaligus gerbang keluar. Saya berangkat dari Antwerpwen Centraal pada 22 Agustus 2015 menggunakan kereta Thalys jam 10.33 dan tiba di Paris Nord jam 12:35. Tujuan utama saya hari itu hanya hostel dan Château de Versailles. Tiket ke Château de Versailles seharga 25,00 € sudah saya beli pada malam sebelumnya via online dengan maksud untuk menghindari antrian masuk. Sepanjang perjalanan saya sudah membayangkan indahnya garden of Versailles dan untuk menuju ke sana dapat ditempuh dengan menggunakan RER C. Cara yang mudah sebenarnya. Baca lebih lanjut

Medan!

Akhirnya saya bisa ke Medan juga sodara sebangsa dan setanah air ^^. Seharusnya tahun lalu saya ditugaskan untuk kunjungan dinas ke kota ini. Hotel sudah saya pesan, sudah membayangkan makan durian Ucok. Namun apa daya Allah berkata lain. Saya tidak jadi ke Medan karena ada pekerjaan lain di Jakarta. Kecewa? Pasti. Karena seharusnya saat itu saya dinas bersama ehm…bos idola :p

Kata orang rejeki ga ke mana, tapi jodoh yang entah di mana #eh, maap ga fokus *ditoyor*. Saya mendapatkan tugas kembali untuk pergi ke Medan. Tadinya malah malas-malasan karena saya yang sedang menunggu jadwal sidang tesis, harus sebisanya stay di Jakarta karena saat ini saya lebih mengharapkan lulus dan mendapatkan ijasah daripada ijab sah. Tapi karena kepastian sidang tak kunjung datang, maka saya memutuskan menerima tugas ke Medan. Tuh kan wanita itu perlunya kepastian, bukan digantungin kayak jemuran *ditoyor lagi*.

Baca lebih lanjut