Krasan di Rumah

Jadi ceritanya beberapa waktu belakangan, kalau ga salah sejak menjelang tahun baru 2015, saya jadi krasan aka betah banget di rumah. Padahal tadinya saya termasuk MMK (Mbak Mbak Kantoran) yang memiliki euforia tinggi ketika menyambut weekend. Mungkin sebagai efek saking butuhnya hiburan kali ya :p.

Menyadari akan tingginya biaya gaul kalau keseringan hang out di Jakarta dan sekitarnya, saya merasa perlu untuk melakukan reformasi definisi “spending weekend wisely and happily”. Kebetulan waktu itu novel Twivortiare 2 baru beredar di pasaran, sementara saya juga belum baca Twivortiare 1-nya. Alhasil selama 4 hari libur natal 2014 saya ngendon di rumah buat baca novel sampe kelar. Karena kalau udah baca gitu bikin males keluar, saya juga perlu menyiapkan bahan makanan untuk dimasak biar maag-nya ga kambuh lagi. Berangkat dari situ, saya jadi intens lagi baca buku-buku yang sudah saya beli namun belum sempat dibaca di tahun lalu. Bahkan ada buku yang masih dalam plastik.  Baca lebih lanjut

Iklan

Tinggal di Apartment

Ya ampun udah tahun 2015 aja ya! Belakangan waktu berjalan begitu cepat, rasanya baru aja kemarin hari Senin eh besoknya udah pake batik lagi yang artinya hari Jumat bagi para MMK aka Mbak Mbak dan Mas Mas Kantoran. Entah efek dari kesibukan yang ga ada habisnya atau memang bumi pun ikutan tren lari yang lagi booming belakangan.

Keinginan sih ada tiap bulan punya cerita buat diposting di sini, tapi kadang kemalasan kenyataan berkata lain. Ya sudah lah ya 😀

Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang kehidupan di apartment. Sejak bulan Juli 2014, saya memutuskan untuk pindah ke apartment (baca ceritanya di sini) karena udah menyelesaikan kuliah S2 di UI Depok dan tinggal nunggu wisuda di akhir Agustus 2014. Pada awalnya saya tidak pernah terpikir untuk tinggal di apartment karena kayaknya kok serem tinggal di rumah susun, dan lagi pula di Kalibata keliatan padat pake banget. Baca lebih lanjut