[Review] J.W Marriott Medan

Olaa, gimana kabarnya? Di Jakarta lagi gloomy langitnya. Enaknya emang buat guling-guling di kasur, dengerin radio, dan nunggu adzan magrib :p

Akhirnya ada waktu juga untuk nge-blog lagi. Senangnyaaa tiada terkiraaa *lebay*. Tapi emang beneran deh selama menyelesaikan kuliah S2 dibayangin rasa berdosa terus kalau menyempatkan diri untuk nge-blog, di dalam hati pasti nyesel “bukannya nyelesein tesis, malah nge-blog”, gitu..

Sudah baca postingan saya yang ini? Karena saya mau melanjutkan cerita tentang pengalaman selama di Medan. Tepatnya sih mau cerita tentang hotel di mana saya menginap: J.W Marriott. Sudah sejak tahun lalu, ketika saya direncanakan untuk dinas ke Medan, saya memilih untuk menginap di hotel ini. Tapi apa daya, baru tahun ini keinginan tersebut benar-benar terwujud. Baca lebih lanjut

Medan!

Akhirnya saya bisa ke Medan juga sodara sebangsa dan setanah air ^^. Seharusnya tahun lalu saya ditugaskan untuk kunjungan dinas ke kota ini. Hotel sudah saya pesan, sudah membayangkan makan durian Ucok. Namun apa daya Allah berkata lain. Saya tidak jadi ke Medan karena ada pekerjaan lain di Jakarta. Kecewa? Pasti. Karena seharusnya saat itu saya dinas bersama ehm…bos idola :p

Kata orang rejeki ga ke mana, tapi jodoh yang entah di mana #eh, maap ga fokus *ditoyor*. Saya mendapatkan tugas kembali untuk pergi ke Medan. Tadinya malah malas-malasan karena saya yang sedang menunggu jadwal sidang tesis, harus sebisanya stay di Jakarta karena saat ini saya lebih mengharapkan lulus dan mendapatkan ijasah daripada ijab sah. Tapi karena kepastian sidang tak kunjung datang, maka saya memutuskan menerima tugas ke Medan. Tuh kan wanita itu perlunya kepastian, bukan digantungin kayak jemuran *ditoyor lagi*.

Baca lebih lanjut