Lifehouse Will Be Here!

I want to use bahasa indonesia for this post because besides I know that my english sucks, I’m feeling tired of learning and using 3 foreign languages these days.

Okay, semalam di tengah menghafal dan membuka buku les (bergantian menghafalkan vocab korea yang diberikan bos di kantor), aku melihat twitter sebentar. Mataku terbelalak, jantung berdetak kencang, tangan tak kuasa menahan untuk membeli online *lebay sedikit* demi cintaku pada mas Jason Wade seperti yang pernah aku tuliskan di sini, karena mengetahui Lifehouse akan datang ke Jakarta tanggal 4 Desember mendatang *bersorak sorai dengan pompom*.

Yap, Lifehouse akan manggung di Rasuna Epicentrum Kuningan, Jakarta dalam acara Guinness Arthur’s day. Harga tiketnya sangat-sangat affordable, berkisar antara Rp 150.000 – RP 250.000. Bagaimana mungkin aku tidak kalap?

Lifehouse @Atrhur's Day

Kurang jelas gambar mas Wadenya? Baiklah 🙂

Lifehouse
Charming
Lovely Jason

Lifehouse merupakan band dari USA yang telah mengeluarkan 5 album:

  1. No Name Face (2000)
  2. Stanley Climbfall (2002)
  3. Lifehouse (2005)
  4. Who We Are (2007)
  5. Smoke and Mirrors (2010)

Jason Wade sendiri yang sekarang berusia 30 taun *drool* merupakan main songwriter, lead vocalist and guitarist-nya Lifehouse. Kalau mau info lebih mengenai Lifehouse, langsung aja ke situs mereka, dan untuk informasi pembelian tiket konser Lifehouse Desember mendatang di Jakarta bisa ke Raja Karcis.

Sejenak setelah melihat harga tiket dan ingin membeli, aku langsung teringat kalau minggu kemarin sudah membeli tiket PP ke Jogja pada hari yang sama dengan hari diadakannya konser Lifehouse *membik-membik*. Akhirnya hasrat membeli tiket ditunda dulu sampai minggu depan ketika jiwaku telah tenang dan mendapat kepastian mengenai masa depan *halah lebay lagi*.

Lagu Lifehouse yang sedang sering sekali aku dengarkan akhir-akhir ini adalah It Is What It Is, yang merupakan soundtrack The Vampire Diaries Season 1 Episode 22 (episode terakhir) dan lagu yang terdapat di album Smoke and Mirrors.

When my love for you was blind, but I couldn’t make you see it -Blind

I was only looking for a shortcut home
But it’s complicated  so complicated -It is what it is

Cause I am hanging on every word you say and,
Even if you don’t want to speak tonight that’s alright,
Alright with me.
‘Cause I want nothing more than to sit outside Heaven’s door and listen to you breathing,
Is where I want to be. -Breathing

The broken locks were a warning
You got inside my head
I tried my best to be guarded
I’m an open book instead
And I still see your reflection
Inside of my eyes -Broken

Honestly, aku sangat berharap agar bisa datang di konser mereka :).