Umur

Saya hanya ingin menuliskan fenomena yang selama ini saya amati. Ya mungkin things have changed dan hal ini merupakan salah satu respon bagi mereka yang ada di dalamnya *duh kok berat bahasanya*.

Jadi gini, saya merasa kalo saya sedang berada di lingkungan yang mempermasalahkan umur. Menurut saya sih ya (mengingat Indonesia (konon kabarnya) adalah negara demokratis, boleh dong saya punya pendapat), we can’t stop adding ages karena itu merupakan proses alamiah, we are human.

Nah yang membuat saya bingung adalah mengapa umur menjadi masalah ketika orang belum menikah? Mungkin emang culture, I accept it. But when I find younger people make jokes to the older one, yang saya pikirkan adalah belum tentu lo yang lebih muda bisa merasakan dan melewati umur yang sama dengan yang lebih tua :p. You can make jokes about someone’s age, but there’s no guarantee you’ll pass her/him current age. 

Dan yang lebih tua, is it that hard to accept your actual age? Menurut saya yang sebenarnya menjadi masalah adalah your achievement or what you have done not only for your self but also for your surroundings.

I am 26 yo and still being a single. So?😉

Habis maen komen dong :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s