Saturday Morning Activities

Habis ngambil minum di dispenser yang letaknya 20 langkah dari mejaku. Pas jalan sekalian melihat-lihat sekeliling, pengen tau: lagi pada ngapain si orang-orang ini kok pada anteng di mejanya?. Hari Sabtu kan emang bukan hari wajib kerja. Tapi kalo mau dapet penghasilan lebih (lembur/over time), para senior berpesan:

masuklah di hari Sabtu 😀

Hasil pengamatanku:

  1. ada yang liat film sendiri/rame-rame
  2. ada yang browsing entah membuka halaman apa
  3. ada yang nyanyi-nyanyi ga jelas sama dengerin mp3
  4. ada yang ngitung gaji pake “salary counter” di excel
  5. ada yang ngegame
  6. ada yang chatting
  7. ada yang lagi telpon

dan hampir semua dari mereka menampilkan full screen (pada monitor) form atau source code kerjaan ahahahaha. Wallpaper yang menipu :p

(Aku sendiri sedang posting dan menampilkan hal yang sama di monitorku ahahaha..)

Otak Pria

RIZKA: tau ga sub??
RIZKA: otak pria ituh 80% porno
RIZKA: dan 20% sisanya sangatlah porno…
RIZKA: itu statemen dari temenku
RIZKA: wkwkwkkwkwkw
SAFITRI: ahahahha
SAFITRI: masa gitu semua?
SAFITRI: ato “otak sebagian pria?”
RIZKA: emang dasar dia yg porno
RIZKA: hahahahaha
RIZKA: mene ketehe lah
SAFITRI: hahahahah

Hei pria, katakanlah sesuatu 🙂

Persamaan

Aku senang bekerja di tempat kerjaku sekarang.  Ya ya, untuk seorang fresh graduated S1 dengan IQ terbatas seperti aku, aku dibayar dengan sangat memuaskan 🙂 . Rekan kerja juga menyenangkan, karena rata-rata bisa dibilang kita seumuran jadi bisa bercanda dan hang out bareng.

Awalnya aku kaget, waktu antri makan siang di hari pertama aku bekerja: karyawan biasa hingga yang jabatannya paling tinggi sekalipun makan di tempat yang sama, mengantri untuk menu makanan yang sama, dan dengan seragam yang sama pula. Sepertinya pemandangan yang langka untuk dijumpai di sebuah perusahaan atau tempat kerja manapun: persamaan ^^. Jadi kalau ada “yang tidak beres” dengan menu yang disediakan kantin, maka semua juga akan merasakan akibatnya mhehehehe..

Mungkin hal-hal kecil seperti ini yang bisa dipelajari dan diterapkan di Indonesia, persamaan. Tidak perlu berlebihan memperlakukan orang yang lebih tinggi jabatannya, lebih banyak kekayaannya dengan perlakuan yang lebih istimewa dibandingkan dengan orang yang biasa-biasa. Yang diperlukan hanyalah sikap hormat dan bukan menjilat. Karena disadari atau tidak, budaya jilat menjilat yang menjadikan negara kita memiliki budaya yang menyimpang: KKN yang kental.