Perasaan Berdosa Tapi Enak

Judulnya najong abis ahahaha. Tapi emang enak.

Tadi habis kena giliran piket jaga kantor sampe jam setengah 10 (brasa satpam aja), pulangnya mampir dulu ke martabak Alim buat beli martabak manis. Ya kali aja habis makan si martabak, aku jadi ketularan alim juga. Anyway, akirnya dibungkuslah si martabak kismis keju. Mana kejunya nutupin seluruh permukaan si martabak. Catatan: aku beli martabaknya yang mini.

Setelah sampe di kos, masuklah aku ke dapur ngeliat sisa ikan yang aku masak untuk buka puasa kemaren. Dan ternyata masi separo, bagian perut sampe ekor. Daripada mubazir, mending aku makan aja skalian ngabisin nasi di magic com. Mubazir kan dosa booo… *carialesan* heheheh.

Habis perut kenyang, aku ngandang ke kamar. Si martabak masih mengedip-ngedip manis padaku, cantiknya penuh parutan keju. Tanpa banyak cingcong, habislah si martabak 4 potong ke dalam perut. Dan sampai sekarang aku masi melek, untuk menebus rasa berdosa karna masi aja makan padahal udah mau tidur.

Moga-moga nasi dan ikan beserta martabak alim telah tersalurkan dan habis menjadi energi untuk mengetik beberapa postingan malam ini. Eh, masa kurang banyak kerjaannya? Kan pake mikir juga ngetiknya, jadinya butuh banyak energi *ngeles*.

Udah ah, tidur dulu. Dari pada tekor, kebanyakan energi yang dibuang daripada makanan yang masuk ke perut. Gnite all.. Sweet dream. Tidur ditemeni mas Opick yang menyanyi.

3 thoughts on “Perasaan Berdosa Tapi Enak

Habis maen komen dong :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s