Krisis

Duile judulnya udah kayak tahun 98-an :p

Bulan April lalu di tahun ini adalah bulan keramat. Beberapa hari menjelang ultah, saya mengalami krisis dengan gejala over thinking, galau, mengingat lagi apa yang sudah saya lakukan selama ini hingga apa yang masih belum dicapai di umur segini. Alhasil beberapa malam saya susah tidur.

Bersyukur punya temen sejenis mbak-mbak gampangan aka gampang dihubungin kapan aja *digaplok*. Merasa kehilangan arah dan tak tau harus ke mana, saya akhirnya tengah malem curhat ke temen saya ini dengan menanyakan satu hal prinsipiil *iya piil, sesuai kbbi*

Sebenernya apa sih tujuan kita hidup di dunia?

dan jawabannya:

Menurut Al Quran, Allah menciptakan jin dan manusia untuk beribadan kepadaNya

Ya ampun, ga sia-sia bangetkan punya temen macam gini?😀

Satu hal yang saya paling takutkan bukanlah kegagalan, tapi kesia-siaan dan meninggal tanpa meninggalkan legacy. Menjadi tua adalah mutlak, namun bagaimana kita menghabiskan waktu menuju tua itu adalah pilihan. Kita diberikan kebebasan untuk menentukan apa yang kita lakukan dengan hidup kita.

Mungkin saya sebenarnya saat itu hanya merasa takut untuk menghadapi “tuntutan sosial” di mana “wajarnya” perempuan seusia saya sudah menikah. Atau saya takut menghadapi kenyataan bahwa di luar sana perempuan lain seusia saya sudah memiliki aset yang berlimpah dan melakukan banyak hal yang belum saya lakukan. Kalau membaca kisah perempuan sukses di usia muda, baik dalam studi maupun karir dan kegiatan sosial, saya merasa sebagai remahan remah-remah rempeyek lebaran tahun lalu.

Setelah merenung, ngobrol sama teman-teman dekat, dan refleksi, saya menerima kenyataan bahwa banyak hal yang berada di luar kuasa saya dan tidak bisa dipaksakan. Jika membandingkan hidup saya dengan orang lain pasti tidak ada habisnya. Akhirnya saya berdamai dengan diri sendiri dengan mengingat-ingat bahwa setidaknya hingga saat ini saya sudah mewujudkan beberapa rencana besar dalam hidup saya seperti menyelesaikan stusi S2 dan memiliki hunian sendiri sebelum usia 30 tahun.

Mengakhiri over thinking tentang menua, saya memutuskan untuk lebih menikmati present, memperbanyak melihat dunia dengan traveling ataupun membaca, dan semakin mendekatkan diri dengan keluarga dan Allah tentunya. Saya memutuskan untuk menua dengan bahagia🙂.

Aging-quotes-Age-is-an-issue-of-mind-over-matter.-If-you-dont-mind-it-doesnt-matter.

4 thoughts on “Krisis

Habis maen komen dong :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s