I Love To Do Rebellion

Pas pertama pindah ke sini, aku udah dijuluki “rebel” oleh mas-mas yang ada di kos. Kayaknya bisa mengkambinghitamkan Mas Arul untuk hal ini. Aku sampe sekarang juga ga paham si kenapa bisa dijudge begitu cepatnya ^^. Tapi emang, seperti judul postingan ini, i love to do some rebellions. Makin dilarang, makin bandel. Jadi kalo ngomong sama aku harus rada halus, ga bisa pake cara kasar. Hal ini berlaku juga ke si bos, kadang kalo lagi ga mood kerja *mintadigaplok* aku brisik dulu ngomong A-Z tapi tetep sama dikerjain hehehe *maaf ya bos, bawaan orok ini mah*. Baca selebihnya »

Trip To Ujung Genteng

Akhirnya aku memiliki Desember Ceriaaaaa. Kenapa? Karena aku bisa merasakan holiday dan mengunjungi 2 tempat di Indonesia: Ujung Genteng dan Jogja. Senangnya ^_________^. Tanggal 17-20 kemaren yang aku kunjungi adalah Ujung Genteng.

Lokasi UG ini ada di Sukabumi. Dari namanya aja uda keliatan kalo tempatnya jauh di ujung. Tanggal 17 malem aku, Elly, Pinkih, Mas Eriek, Mba Dina, Chocky, Wawan, Mas Agung, dan 3 orang temennya Elly dari Jakarta (Destia, Ainul dan Nisa) berangkat ke UG. Dari Cikarang jam 7 malem naek angkot ke terminal Cikarang buat dapetin bis ke Bogor. Nah karena uda kemaleman, kami ga dapet bis Bogor, jadinya ke Kampung Rambutan (Rp 6.000,-) dulu trus ngebis ke Sukabumi (Rp 16.000,-). Lama bener pokoknya perjalanan ke Sukabumi.  Dari Sukabumi ke Lembur Situ (Rp 10.000,-), habis gitu ganti angkutan lagi ke Surade dan terakir ke Cikaso (cerita lengkap soal rute perjalanannya ada di sini ). Baca selebihnya »

Mengurus Passport

Passport?

Yap, surat yang harus aku urus dan dapatkan dalam waktu dekat ini. Alesannya adalah mumpung ada libur (agak) panjang (baca: 1 minggu), jadi semoga bisa dimanfaatkan untuk mengurus dokumen yang aku perlukan. Di samping itu aku juga sedang menunggu revisi kartu NPWP yang lagi diurus via email. Bikin emosi aja, nama uda pendek kok ya masih aja salah ngetik >_<.

Karna belum pernah mengurus passport sendiri sebelumnya, maka aku mengumpulkan info seputar mengurus passport tanpa calo. Kalo mau pake calo si gampang aja, tau beres dan cuma perlu dateng 1x ke kantor imigrasi. Tapi biayanya yang bikin ga ikhlas, Rp 750.000,-. Mending ngururus sendiri de *irit mode: on*, yang habisnya ga sampe Rp 300.000,-.

Berdasarkan info dari blog ini dan juga dari Elly, kita bisa ngurus passport di kantor imigrasi mana saja (ga harus berdasarkan KTP). Info dari Ditjen Imigrasi sendiri, persyaratan yang diperlukan untuk mengurus passport adalah:

1.  Mengisi formulir permohonan paspor RI dengan benar dan lengkap (perdim 11, yang dapat diperoleh di kantor imigrasi);
2.   Melampirkan berkas asli dan foto kopi identitas diri, antara lain ;

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP);
  • Akte Kelahiran (KK) dan atau Surat Tanda Tamat Belajar/Ijazah;
  • Surat Kawin/Akte Nikah bagi yang telah menikah;

3.  Paspor RI yang lama bagi pemohon penggantian paspor RI;
4.  Surat ganti nama (jika direncanakan akan dilakukan perubahan atau pergantian nama)
5.  Rekomendasi tertulis dari atasan atau pimpinan bagi mereka yang bekerja sebagai PNS, karyawan BUMN, TNI/Polri atau Karyawan Swasta;
6.  Pemohon melakukan pembayaran sesuai ketentuan yang berlaku (Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2007 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak di lingkungan Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia RI).

Liburan akhir taun besok aku bakal berada di Jogja. Oleh karenanya, aku harus mencari tau kantor imigrasi Jogja dan bagaimana cara untuk sampe ke sana. Hufff, ntar kalo berhasil, aku bagi de infonya. Kita lihat, apakah pelayanan kantor imigrasi Indonesia cukup memuaskan atau tidak ^^.

Update:

Kantor imigrasi Yogyakarta:
JL. SOLO KM.10 PO BOX 19 YKAP YOGYAKARTA 55282
YOGYAKARTA
INDONESIA
0274-487165

Kantor imigrasi Jakarta Selatan:
Jl. Warung Buncit Raya No. 207. Jakarta Selatan 12760.
JAKARTA
INDONESIA
021-7996334, 7996340

Hokay, mana yang lebih menggoda?

Me, Today

I think i am getting sick. Beberapa hari kehilangan selera makan, dan udah 2 hari juga ga kemasukan nasi. Sekarang kepala pusing ga jelas. Jika harus melihat sisi positif dari setiap kejadian, maka kali ini adalah aku punya alesan kalo besok males bangun dan ga ngantor, “saya sakit Pak” .

Hope i’ll get better soon.

For You ^^

I might have to wait.
I’ll never give up.
I guess it’s half timing,
And the other half’s luck.
Wherever you are.
Whenever it’s right.
You’ll come out of nowhere and into my life.

And I know that we can be so amazing.
And baby your is gonna change me.
And now I can see every possibility.

Everything That I Do

Aku, adalah orang yang bisa dibilang menjunjung harga diri perempuan. Aku orang yang paling rese’ kalo pulang kerja ngeliat ada cewe yang mau diajak duduk di lapangan bola yang gelap, dingin, dan pastinya banyak nyamuknya. You deserve to get better dear, bukan hanya sekedar omong kosong di tempat yang jauh dari layak. If they want you, they will do some efforts to reach you. And if they dont, you know the answer.

Apapun, yang aku lakukan sekarang (dengan uangku tentunya), mulai dari beli baju, parfum, spa, facial ato apalah, aku lakukan untuk diriku sendiri bukan untuk menarik perhatian lawan jenis ato apa. Karna i deserve it. Aku pikir hal ini penting, mind set dalam melakukan sesuatu. Ketika kamu melakukan sacrifices, menguruskan badan misalnya, hanya untuk menarik perhatian seseorang, you’re totally wrong. Kenapa orang lain yang lebih berhak mendapatkan kebahagiaan dari diri kita, sementara kita harus mengabaikan kebahagiaan diri sendiri? :). Aku jarang ambil pusing kalo orang bilang aku gendut. Tapi kalo clana mulai sesek dan badan mulai ga nyaman dipandang saat make baju tertentu, aku baru pusing.

Since being single, i love myself more. Secara sapa lagi yang bisa lebih menyayangiku selain diriku sendiri ^^. Rasanya? Sangat menyenangkan. Pergi ke spa, facial, belanja, menghirup aroma tubuh sendiri yang wangi, nonton, jalan ke sana sini sama si ini dan si itu. Oh God, i love this ^^. Menciumi aroma sabun Cussons Milk Bath yang nempel dibadan sehabis mandi, hmmmhhh, i love it too. Lagian kalo kita nyaman dengan diri sendiri, bakal lebih pede bukan? ^^. Sebagai nilai tambahnya, orang bakal seneng kalo ada di dekat kita. Yap, karna aku pun penyuka orang (terutama pria) yang rapi, bersih dan wangi ^^ (karna kebanyakan cewe uda wangi hehehe).

It's true. Isnt it? ^^

Persiapan Ke Situ Gunung

Nah, seperti apa yang uda pernah aku tuliskan di sini, besok adalah hari H untuk ke Situ Gunung. Untunglah tim SQE C550 bisa diandalkan, sehingga aku bisa kabur dari kantor jam 20.45 dan membeli keperluan untuk besok. Maafkan aku teman-teman, bukan maksud hati ga setia kawan ato kabur dari kerjaan :-D. And.. I love long holiday yaaaay….

List barang bawaan uda dipersiapkan dari tadi siang, takut ada barang penting yang kelupaan. Ini dia yang aku bawa:

  1. Sandal. Baru beli kemaren, karna yang aku punya cuma flat sandals yang sayang banget buat kotor-kotoran.
  2. Obat-obatan. Ini menunjukkan aku tau diri dan tidak ingin menyusahkan orang lain, mengingat aku penyakitan jadi harus bawa obat ^_^.
  3. Baju ganti.
  4. Handuk, alat mandi (errrr…. sebenernya alat sibin karna kayaknya males mandi).
  5. Susu kotak dan kue *ketauan kalo takut kelaperan*.
  6. Payung, perlu banget apalagi sekarang lagi musim ujan.
  7. Kresek, untuk baju kotor dan persiapan muntah. Emang kedengeran ga banget, muntah. 2 minggu lalu pas aku pulang dari PIM naik bus ke Cikarang ya muntah gitu aja. Ini kalo emang lagi masuk angin dan badanga fit aja kok *carialesan*.
  8. Mukena, inget Allah biar ntar di perjalanan sampe balik ke sini baek-baek aja ^^.
  9. Kaos kaki dan jaket.
Sandal hiking
Kok makanan doang ternyata >.<
Maklum, penyakitan..

Hmm, sudah lengkap sepertinya peralatan tempurku.

Hayo, yang mau disembelih besok cepet tidur ^^. Have nice long holiday all.