Rumah-Rumah Baru

Dalam dua hari ini bener-bener merasakan suasana yang sangat-sangat berbeda, karena aku pindah tiga “rumah” sekaligus hihi.

Rumah yang pertama adalah kamar kosan.

Mumpung ada kamar depan yang kosong, jadinya aku memutuskan untuk pindah ke atas. Alasan ini mendapat dukungan penuh dari keadaan kantong yang teriak-teriak minta dibudayakan sesuatu yang bernama cost down. Dengan kepindahan ini, aku bisa menghemat dalam jumlah yang lumayan ^^.

Ini penampakan kamar baruku. Lebih rapi setelah meja digeser agar bersanding dengan lemari. Cukuplah untuk meredam hasrat OCD ku yang masih stadium 1 ^^.

Rumah kedua adalah meja kantor.

Bagaimana bisa ga disebut rumah, karena tiap hari (kecuali minggu) aku menghabiskan setidaknya 9 jam di sana. Karena pindah team, jadinya posisi meja juga pindah. Masih selemparan batu kok sama Mbak Tiar, Pak Bos dan Mas Jati. Aku tau mereka pasti merindukanku gyahahah.

Ini kondisi meja baruku, memang tempat yang keren banget untuk bertapa heheh. I love it. Tv nya juga keren dan segede gaban. Tapi malesin kalo buat nonton film yang ada unsur belek-belekan atau horor >.<.

Dan rumah yang ketiga adalah blog. Aku memutuskan untuk mengganti theme-nya biar lebih fresh dan semangat kalo mau nulis.

Sekian laporan mengenai rumah-rumah baruku. Aku sedang ingin menikmati suasana di kamar baru dan membaca buku yang belum kelar.

Have a nice day all. Be happy ^^.

Rumah yang Bertuan

Rumah yang bertuan
membawa perempuan itu membumbung ke ujung pengharapan
Sedikit penerangan yang bersinar dari lampu minyak
menuntunnya masuk ke ruangan sempit dan beriak

Rumah yang bertuan
menjebaknya dalam labirin tak berkesudahan
dengan dinding dingin yang mengelupas

Rumah yang bertuan
berlaku bak bangunan kokoh tak goyah karna jarak,
tak renta digerus usia
Nyatanya hanya gubug sederhana berlantai pasir hisap
menjebak kaki perempuan itu ke lubang tak berdasar
Layak kutub magnet yang berseberangan, diikutinya
tanpa bisa melawan

Rumah yang bertuan menebar bau surga dengan amonia
tak menyediakan tiket pulang, kawan.