Padamkan Apinya

Selama 3 hari ini aku mendapatkan materi HSE (Health and Safety Environment). Dua hari pertama hanya materi di dalam kelas, dan hari ini praktek di lapangan. Prakteknya ngapain? I was being a fire fighter, cooooool :D. Memadamkan mulai dari api kecil dengan menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), itu loh tabung yang warnanya merah itu. Tau kan ya? *maksa*.

Di dalam APAR ini bisa berisi CO2, bubuk kimia atau busa. Kalo mau lebih jelas, silakan tanya pada paman google yang pintar dan baik hati itu ;). Dan sodara-sodara, ternyata adalah pekerjaan yang sulit untuk menjadi seorang fire fighter >.< *yaeyalah*.

Di sini akan aku bagikan beberapa materi yang telah aku dapatkan. Mungkin ketika terjadi kebakaran di sekitar kita *ketok-ketok meja* *amit-amit*, kita bisa segera memadamkannya sebelum apinya semakin merajalela.

Secara teori, api merupakan hasil reaksi kimia yang terjadi dalam keadaan seimbang antara oksigen (O2), fuel (bahan bakar) dan panas (yang dikenal dengan sebutan “segitiga api”). Jika salah satunya tidak terpenuhi, maka api tidak akan tercipta. Jadi, ketika ada api yang harus dilakukan adalah memutuskan relationship terlarang ketiga unsurnya.Secara teori ada 4 cara untuk memadamkan api: cooling, blanketing, smothering dan errrr… emmm.. oke aku lupa satunya *jedotin pala*.

Jadi ya ibu-ibu, mbak-mbak anak kos maupun anak rumahan, banyak kejadian yang berupa kelalaian yang bisa berakibat fatal ketika kita sedang berusaha bersahabat dengan kompor gas adalah waktu kita menyalakan kompor dan kompornya belum menyala juga. Hal yang HARUS *tuh sampe di capslock* dilakukan adalah kembalikan posisi pemutarnya ke kondisi awal biar gasnya tidak menyebar ke mana-mana.

Nah beberapa kebakaran yang muncul (menurut Pak Gunawan, sang instruktur) adalah karena ketika api pada kompor gas belum menyala, posisi pemutar kompor *apaan sih namanya? >.<* tetap dibuka sehingga gas menyebar di ruangan. Dan ketika kompor dinyalakan kembali, maka api akan langsung bereaksi dengan gas yang menyebar tersebut dan membakar ruangan.

Ketika terjadi kebakaran di rumah yang berhubungan dengan kompor gas, hal yang perlu dilakukan adalah:

  1. buka pintu dan jendela agar udara bisa masuk dan mengacaukan komposisi oksigen yang seimbang tadi
  2. jika bisa dan masih memungkinkan, cabut selang regulatornya
  3. matikan listrik.
  4. padamkan apinya dengan menggunakan APAR yang berisi CO2, air atau dengan melakukan blanketing menggunakan selimut basah atau karung goni. Kalo panik, gunakan anduk atau apapunlah yang bisa dipakai untuk menyelimuti api (sumber api) dan dibasahi. Jangan lupa untuk melindungi wajah dengan memegang penyelimut tadi lebih tinggi dari kepala
  5. belum mati juga, teriaklah minta tolong biar dibantuin para tetangga :D.

Lantas pelajaran paling berharga apa yang harus kita perhatikan? Jawabannya adalah: JANGAN BERMAIN API :lol:.

Oh ya, jangan menyepelekan peringatan di SPBU “jangan mengaktifkan handphone ketika sedang mengisi BBM”. Handphone juga merupakan sumber panas, sekedar tau saja. Ketika ada kondisi kondusif yang menyebabkan api muncul dan dipicu oleh hp tadi, maka dalam hitungan detik saja bisa blooooommm, pom bensin berisi ribuan liter BBM loh, inget :). Apinya bisa buat bikin ratusan sapi guling sepertinya :D. Jangan sepelekan hal-hal kecil yang menyangkut keselamatan kita semua.

Iklan

PostADay/PostAWeek Challenge

Here we go, I declare that I accept challenge from Mbak Nyun to be a participant in The Daily Post, one of WP program to encourage blogger to write more often on their blog. Keep your eyes open, Mbak :lol:.

Even though lately I’m not sure if I have some interesting stories to be told or shared here, I will put my best effort *halaaah, lebay* to participate in PostAWeek (but I will try in PostADay first until I can’t handle it anymore ^^).

So, if you want to join, here’s the rule:

  1. Post on your blog that you’re participating
  2. (You can grab a sample post here)
  3. Use the tag postaday2011 or postaweek2011 in your posts (tips ontagging here)
  4. Subscribe to dailypost – via email thru the sidebar, or via RSS. Only  then will you get reminders and inspiration every day

Interesting, huh? ^^

Happy blogging all ;).

There’s Always Goodness for Something That Happened

Yesterday, I can say that unpleasant thing happened to me. It made me feel sad, of course. Actually, it was an ancient problem that came up again because of my foolishness *tabok diri sendiri*.

Amiin

I’m thankful for having problems, even though it doesn’t mean I’m happy for having them. I just want to learn to see from positive PoV (and keep working on it) for every unpleasant thing that comes in my life. Practice makes perfect, right? ^^

quite true LOL

When reality happens out of my prediction and makes me disappointed, I try (and have) to think there’s message and lesson behind that and God wants me to learn something from it.

This afternoon, someone who close with me, talked to me by ym and typed:

hey, I want to follow your step. Looking at your prof pic, I see you’re happy. I want to smile like that..

Honestly, I’m glad to read that ^^. It means I still can handle the unpleasant things that come and I wont let it ruin my days. And now, I’m realizing the advantage of having it; I can focus to learn and don’t waste my time just for false happiness :lol:.

Welcome saturday, the test day ^^. I have a good time to prepare myself better than before \(^0^)/. Let’s have fun first with this cute guys, and they are so funny ;).

Katanya mau belajar, jam segini kok masih ngeblog *tepok jidat* :lol:.

Homesick and Its Cures

Lately, I’m having homesick. Even though here I have many things to do, somehow when evening comes, I start missing my family *membik-membik*. Actually, when I was in Cikarang, I didn’t feel homesick that much. Maybe it’s caused by when I was there, I could arrange (at least) my visitation to my sister’s house in Jogja anytime.

Now, I don’t even know when I can meet my family. At least, until the next two months, I can’t go anywhere outside Jakarta, related with regulation that apply here. My oldest sister is pregnant, so she can’t be here too.

I think it’s not that easy to struggle with this kind of feeling. I have to be creative and keep thinking about its cures ^^, if I don’t want to die in crying *lebay*. So, here are several things that I do when I have homesick:

  • call or send messages to my family *terberkatilah dia yang menciptakan handphone*.
  • sleep or take a rest.
  • eat your favourite food or try something new.
  • go outside, do some exercises such running, or swimming.
  • watch movie in laptop or theater.
  • read books in a cozy place.
  • make jokes with friends.
  • and many other things ^^.

If those things don’t work on you, call me :lol:.

Pensiun

Entah kenapa, tadi di siang bolong aku sedang berkhayal soal rencana masa depan. Nggak tanggung-tanggung, langsung ke waktu ketika aku sudah pensiun *gatau diri, padahal lulus BPS aja belum :lol:*.

God always has a plan for us. He never sends something for nothing.

Jadi, sebenarnya aku punya keinginan, harapan, impian, cita-cita, passion, atau apapun lah itu namanya, to help woman and children to get a better education and living. Aku ingin mereka punya mimpi yang ingin dicapai dan diwujudkan, be positive minded and have positive manner.

Kenapa perempuan? Karena perempuan adalah kunci untuk menghasilkan generasi muda yang berkualitas. Secara general, ibu akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan anaknya dibandingkan ayah. Oleh karenanya, nilai yang dimiliki ibu, secara otomatis akan memberikan warna yang dominan kepada anaknya di samping faktor-faktor lain tentunya. Pria bisa saja jadi presidennya, tapi perempuan tetaplah perdana menterinya :D.

Loh judulnya pensiun, kok malah ga bahas soal pensiun?

Jadi, setelah melihat para senior selama kegiatan class room di sini, ya para bapak dan ibu pengajar, orang lokal maupun interlokal asing, yang usianya kepala 4 dan 5, mereka masih begitu produktif dengan berbagai aktivitasnya. Aku jadi berangan-angan, aku bisa mewujudkan keinginanku tadi salah satunya ketika aku pensiun.

Yap, aku ingin pensiun muda lalu menjadi motivator yang kerjaannya keliling dari satu tempat ke tempat lain, membagikan pengalaman dan pelajaran yang telah aku dapat, meninggalkan nilai baik pada orang yang aku kunjungi, dan menjadi inspirasi mereka dalam kebaikan *amiiiiiin*.

Selain itu, aku juga ingin melanjutkan pendidikan dan mempelajari seputar psikologi dan komunikasi. I love learning about human, they’re complicated but I want to make it simple. Hal ini aku posting hanya sekedar untuk mengingatkan, ketika di tengah jalan aku lupa dan terlalu letih mengejar dunia, aku akan mengingat keinginanku ini ^^.

Allah tidak akan pernah mempersulit niat baik hambaNya.


Lie To Me

Finally, here I can enjoy watching TV Series again ^___^ *dancing all around*. I got “Lie To Me” files from my friend, from season 1 until 2. Actually, from something like TV series, I can learn to improve my listening skill (yeah, I hope so, yang ada malah sering ketiduran kalo kelamaan nonton -___-).

I’ve got many lessons from “Lie To Me”. I like to learn and observe about people. I think this lessons are very useful, so I can start practising and guessing when people are honest or lying, when they are trying to fake and be nice (actually they’re not), or they are hiding something. Hmm, interesting, right?

So, be careful :p.

Lie To Me

 

Love and Roller Coaster

I totally forgot when the last time I talked about love :lol:. Yap, I keep thinking that my new environment really seizes my body and my soul time. So, when will I find the guy who can make me speechless, feel loved, keep staring at his beautiful eyes when he talks, adore his kindness and his smart brain whole rest of my life, do silly and fun things together so we can laugh all the times? The only answer that I know is I think it’s getting closer ^^.

Without any reason, I wrote this post ^^. When I tried to find “roller coaster quote” on google, I found below quotes so I start thinking “how are you heart?” :lol:. I’m just trying to put rainbow on my sunday nite ^^.

Keep holding on ^^

“Life can be like a roller coaster…
And just when you think you’ve had enough,
and you ready to get off the ride and take the calm, easy merry-go round…
You change your mind, throw you hands in the air
and ride the roller coaster all over again.
That’s exhilaration…that’s living a bit on the edge…that’s being ALIVE.” -Stacey Charter-

“There comes a time when you have to stand up and shout:
This is me damn it! I look the way I look, think the way I think, feel the way I feel, love the way I love! I am a whole complex package. Take me… or leave me. Accept me – or walk away! Do not try to make me feel like less of a person, just because I don’t fit your idea of who I should be and don’t try to change me to fit your mold. If I need to change, I alone will make that decision.
When you are strong enough to love yourself 100%, good and bad – you will be amazed at the opportunities that life presents you.” -Stacey Charter-

“Don’t rely on someone else for your happiness and self worth. Only you can be responsible for that. If you can’t love and respect yourself – no one else will be able to make that happen. Accept who you are – completely; the good and the bad – and make changes as YOU see fit – not because you think someone else wants you to be different.”

“Have you ever been in love? Horrible isn’t it? It makes you so vulnerable. It opens your chest and it opens up your heart and it means that someone can get inside you and mess you up. You build up all these defenses, you build up a whole suit of armor, so that nothing can hurt you, then one stupid person, no different from any other stupid person, wanders into your stupid life…You give them a piece of you. They didn’t ask for it. They did something dumb one day, like kiss you or smile at you, and then your life isn’t your own anymore. Love takes hostages. It gets inside you. It eats you out and leaves you crying in the darkness, so simple a phrase like ‘maybe we should be just friends’ turns into a glass splinter working its way into your heart. It hurts. Not just in the imagination. Not just in the mind. It’s a soul-hurt, a real gets-inside-you-and-rips-you-apart pain. I hate love.” -Neil Gaiman-

“One day at a time–this is enough. Do not look back and grieve over the past for it is gone; and do not be troubled about the future, for it has not yet come. Live in the present, and make it so beautiful it will be worth remembering.”

“It hurts to love someone and not be loved in return, but what is the most painful is to love someone and never find the courage to let the person know how you feel.”

Okay, I think this is enough. Don’t be afraid to play roller coaster, because we can see beautiful scenery from the top ;).

Menghafal Dengan Mudah

Aku bukanlah orang yang berbakat untuk menghafal. Yap, aku selalu mendapatkan kesulitan untuk itu *jedotin pala ke tembok*. Ya namanya orang, ada kekurangan dan kelebihannya lah ya :p *ngeles*.

Tanggal 20 Januari mendatang akan ada tes 6C, tata nilai Pertamina, dan semua harus hafal(!) Konsekuensi bagi yang tidak hafal adalah kartu kuning alias SP1 *geleng-geleng*.

Menyadari kedudulanku dalam soal rapel mantra aka ngapalin, aku berusaha untuk menerapkan pelajaran yang aku terima dari materi Mind Mapping, yakni membuat alur cerita yang isinya menggambarkan apa yang tertulis di buku 6C.

Tata nilai 6C:

  • Clean : dikelola secara profesional, menghindari benturan kepentingan, tidak menolerir suap, menjunjung tinggi kepercayaan dan integritas. Berpedoman pada asas-asas tata kelola korporasi yang baik.
  • Competitive: mampu berkompetisi dalam skala regional dan internasional, mendorong pertumbuhan melalui investasi, membangun budaya sadar biaya dan menghargai kinerja.
  • Confident: berperan dalam pembangunan ekonomi nasional, menjadi pelopor dalam reformasi BUMN, dan membangun kebanggaan bangsa.
  • Customer Focused: berorientasi pada kepentingan pelanggan, dan beromitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
  • Commercial: menciptakan nilai tambah dengan orientasi komersial, mengambil keputusan berdasarkan prinsip-prinsip bisnis yang sehat.
  • Capable: dikelola oleh pemimpin dan pekerja yang profesional dan memiliki talenta dan penguasaan teknis tinggi, berkomitmen dalam membangun kemampuan riset dan pengembangan.

Walau cuma 6, karena kalimatnya tidak berima, aku merasa kesulitan untuk menghafalkannya *alesan :p*. Jadinya aku membuat alur cerita dan beberapa gerakan untuk memudahkanku dalam mengingat ^^.

Contoh untuk Clean,

  1. Aku membayangkan dua orang pria berdasi bertemu dan berjabat tangan yang mewakili ilustrasi dikelola secara profesional.

    Dikelola secara profesional

  2. Selanjutnya aku membayangkan dua orang ini memasang kuda-kuda yang siap bertarung satu sama lain. Karena setelah mereka bersalaman dan ngobrol, ternyata ada konflik yang muncul. Ilustrasi ini mewakili kalimat menghindari benturan kepentingan

    Menghindari benturan kepentingan

  3. Untuk meredam konflik, salah satu pihak mengulurkan tangannya seolah-olah menawarkan uang, yang mewakili ilistrasi untuk tidak menolerir suap.

    Tidak menolerir suap

     

  4. Setelah itu, karena keduanya menyadari ketidakbenaran yang dilakukan pada nomer 3 (menawarkan suap), maka kedua pihak mengangkat kedua tangannya seolah-olah menjunjung sesuatu, yang merupakan ilustrasi untuk menunjung tinggi kepercayaan dan intergritas.
  5. Yang terakhir adalah mereka melakukan sikap hormat, bayangkan saja hormat pada bendera, yang artinya mereka berpedoman pada sesuatu. Ilustrasi ini mewakili kalimat berpedoman pada asas-asas tata kelola korporasi yang baik.

    Berpedoman pada asas tata kelola korporasi yang baik

Terkadang tidak semua orang bisa memahami maksud atau ide cerita dari orang lain. Jadi, mending buat ide sendiri biar mudah untuk diingat ^^.

Selamat mencoba *lhe, nyoba apaan si?* :lol:.

Just A Dream

I love every video made by Kurt Schneider. He’s such a talented and adorable guy. So, while waiting queue bathroom, I’m searching on Youtube and find this :).

Kurt, I want MOREEEEEE. You’ve done a great job ^^.

Actually, this song reminds me when I still worked at SE*N :).