Commitment With The Kids

I realize that I am not a good teacher.

Hal ini sering mengusik saya belakangan. Ketika anak-anak mulai bosan, atau mulai ramai sendiri di ruangan, then what should I do? Sebenarnya ketika hal seperti ini terjadi, saya, yang juga pernah menjadi pelajar, akan menyimpulkan bahwa every teacher has responsibility in making an exciting class. So it’s not too much when we say that:

‎”You can’t have a great school without great teachers. When you see a great teacher, you are seeing a work of art. You’re seeing a master, and it is as unbelievable as seeing a great athlete, or seeing a great musician.”

Waiting for Superman

When this thing happen, I put the blame on myself. So, I keep thinking how to be a nice companion for them while learning and spending a part of their Sunday in Taman Ilmu.

Lesson learned: keenness isn’t not enough, good methods are needed to make things work.

Saya termasuk orang yang gampang bosan jika suatu materi yang dijelaskan atau cara penyampaiannya gagal membuat saya tertarik. Apakah kebosanan anak-anak ini karma atas apa yang saya lakukan ketika masih sekolah atau kuliah? Berdoa agar bel istirahat atau bel pulang cepat berbunyi padahal masih 2 atau 3 jam di dalam kelas😀. Jadi, saya sadar betul ketika tidak bisa menarik perhatian mereka, berarti what I am doing isn’t enough to make them interested.

Dari anak-anak ini saya belajar banyak hal, salah satunya mengenai komitmen. Saya pernah memiliki keinginan yang saya sampaikan pada Tuhan, bahwa I want to do something for children and women. Nah sekarang saya sudah diberi medianya, sederhananya keinginan saya sudah dikabulkan, jadi saya memang sudah seharusnya do it right and make God believe that I have the sincerity to do the prayers that were answered by Him.

Bisa dibayangkan kesabaran, ketelatenan dan kekreatifan untuk menemani anak-anak ini belajar, atau setidaknya menambahkan informasi baru pada mereka. Biasanya tantangan volunteer untuk TK akan adalah mengejar dan menangkap anak-anak ini untuk dibawa ke ruangan mereka supaya tidak mengganggu yang SD. Atau ketika mereka sedang tidak mood untuk belajar, maka berbagai alternatif harus disediakan, mulai dari menyanyi, main ular naga panjang, memancing mereka bercerita dsb yang seringnya berada di luar bayangan kami.

Picture of our togetherness

Untuk yang SD sendiri tantangannya adalah menemukan cara untuk meminimalisir kegaduhan, membuat mereka raise their voice, berani untuk maju and show that they have capability and understand the lesson that they have learned. So, here, I convey my gratitude and salute to KrisRizkaMbak DwiFirmanJohan and Ozka for their effort.

Sebagai konsekuensi, belakangan jika saya ke toko buku, bukan rak novel, buku psikologi atau buku-buku yang memang membuat saya tertarik yang saya kunjungi, namun saya akan tenggelam di rak buku cerita, buku pelajaran bahasa inggris, menggambar, dan lainnya yang berhubungan dengan anak *thanks to Mbak Dina for the Water Book for my babies*. Hitung-hitung latihan sejak dini kalau nanti mau mencarikan buku buat keponakan or my future kids😉.

So, commitment for me is tidak peduli berapa banyak mereka yang datang, semangat saya harus tetap sama dengan ketika ruangan dipenuhi anak-anak. Ketika saya merasa lelah dan ingin beristirahat, semangat saya harus tetap sama dengan ketika saya pertama kali datang ke Taman Ilmu. Ketika saya merasa saya bukanlah learning companion yang baik, so I must find a way. Komitmen adalah apa yang mengikat saya pada diri sendiri dan Tuhan.

For everyone who read this and want to take a part in Taman Ilmu, please feel free to join with us🙂.

Great school won’t come from winning the lottery. They won’t come from “Superman”. They will come from YOU.

Without you, there’s no better future for our circumstance.

Habis maen komen dong :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s