About Finding A [Perfect] Bag

Beberapa waktu belakangan ketika ada keperluan untuk pergi ke mall, saya akan menyempatkan diri masuk ke outlet yang menjual tas perempuan. Saya bukan tipe orang yang suka mengoleksi barang perempuan, misalnya punya beberapa tas atau berlemari sepatu. Satu tas untuk satu keperluan cukup buat saya; satu tas ransel, satu tas selempang, dan satu buat kondangan. Antara irit, pelit, ga modis emang beda tipis Jendral! 😀 Baca lebih lanjut

Iklan

Mencoreti Impian Tahun 2014

Bulan Juni tahun 2014 ini sungguh bulan yang luar biasa buat saya, terutama dalam 2 minggu terakhir. Banyak hal-hal penting dan menarik yang terjadi, hal yang selama ini saya tunggu dan dambakan. Setelah bisa short escape ke Samosir, sementara badan belum selesai lelahnya, saya kembali ke Jakarta. Selain ditunggu oleh list pekerjaan, list impian saya di tahun ini juga menanti untuk dicoret. Yay! ^^

Sebenarnya saya lelah secara fisik dan mental, saat ini saja saya sedang flu yang sepertinya sebagai akibat kurang istirahat dan kurang makan. Hari minggu saya sampai di kosan, kembali dari Medan, pada jam 23.00 WIB. Besoknya sudah bekerja lagi dan harus pulang malam karena ke kampus dulu untuk menyerahkan tesis kepada dosen penguji ahli, serta ke toko kue untuk menyiapkan konsumsi bagi para dosen yang hadir di sidang tesis saya pada hari Selasa. Dengan badan yang lelah sangat, file presentasi pun saya buat pada hari Selasa jam 01.30 WIB. Deadliner sejati 😐

Pas mau sidang rasanya hati dan pikiran ga karuan. Tapi alhamdulillah dinyatakan lulus walaupun harus dengan revisi :D. Akhirnya ujung dari perjuangan selama dua tahun terlihat sudah. Dua tahun yang luar biasa karena saya harus banyak menolak ajakan teman-teman untuk ngumpul bareng dan traveling :(. Berat banget melihat yang lain upload foto liburan sementara saya di warung kopi mengerjakan tugas kuliah. Selalu ada harga yang dibayar untuk setiap cita-cita! 🙂

Wajah bahagia setelah sidang

Wajah bahagia setelah sidang

Baca lebih lanjut

Menyapa Allah

Sebuah refleksi.

Jadi ceritanya pagi menjelang siang tadi saya pergi ke Elite Club di komplek Epicentrum Kuningan. Bukan untuk fitness tentunya (karena ga mampu bayar), tapi untuk mengambil race pack Samsung S Run Series. Setelah selesai, saya memikirkan cara untuk menuju ke Anomali Coffee di Setia Budi One. Karena jarak antara Epicentrum dengan SB1 ini cuma selemparan batu, saya jadi dilema: kalau mau naik TJ malah kelamaan nunggunya, sementara kalo naik taksi takut ditoyor supirnya karena argo belum naik dari Rp 6.000,- udah sampe. Maka saya sebagai seorang fun runner memutuskan untuk jalan kaki (ya iyalah, masa lari :p).

Jakarta saat itu sedang panas terik, dan di sisi jalan Rasuna Said minim banget pepohonan. Dalam hati saya berkata “coba ya ademan dikit. Ya Allah, ademin sebentar dong langitnya”. Baru juga selesai “mbatin”, eh beneran dong langit di atas saya berjalan ditutupin awan dan jadi ga panas. Trus saya mikir, “kamu loh punya Tuhan, ya minta aja”. Kemudian saya berdoa, lebih tepatnya kayak monolog. Dan yang terjadi adalah sepanjang jalan saya menuju ke SB1 jadi teduh :”).

Saya jadi mikir, tiap hari sholat dan berdoa tapi sering kali saya tidak berkomunikasi akrab dengan Allah. Kadang merasa Allah terlalu tinggi dan sibuk untuk mengabulkan doa saya yang remeh temeh. Bukan karena Allah tidak mampu, tapi lebih ke “siapa sih saya?”. Saya terlalu gengsi untuk menyapaNya.

Sebenernya juga ga perlu ada keajaiban-keajaiban dulu lantas kita baru merasa dekat dengan Allah. Seharusnya mensyukuri diri yang masih diberi umur dan kesehatan saja sudah bisa menjadi “bahan obrolan” kepada Allah. Merasakan kehadiranNya. Karena Allah lebih dekat dari urat nadi kita sendiri.

bced48afdb19ae4a8b09983f12b6c60f

Connecting The Dots

Mari ber-flash back ria!

“You can’t connect the dots looking forward; you can only connect them looking backwards. So you have to trust that the dots will somehow connect in your future.”

– Steve Jobs

Pernah ga merasa “kenapa sih saya harus melalui kejadian ini?” atau “kenapa sih orang ini harus ada di hidup saya?” Konon kabarnya tidak ada sesuatu yang lepas dari takdir dan rencana Tuhan. Jadinya apapun yang hadir dalam kehidupan kita memang sudah seharusnya, dan tugas kita adalah mengambil pelajaran. Salah satu yang saya dapatkan ketika kuliah di HI adalah kita harus belajar dari sejarah dan melakukan analisa, sehingga kita dapat menentukan langkah yang lebih baik untuk saat ini dan masa depan *padahal kalo gitu doang semua orang juga tau kayaknya hahaha*.

Bj6MbWCIUAA_FI6

Saya ingin menceritakan tentang perjalanan pendidikan dan pekerjaan saya. Saya SD di Singkawang, SMP di desa Wates (salah 1 desa di bawah kaki Gn Kelud, iya kemarin rumah ortu saya terlimpahi pasir yang dimuntahkan Gn Kelud *padahal gada yang tanya*), SMA di Kediri, kuliah S1 di Malang, dan kuliah S2 (pertama, ya kali ntar ada yang kedua dst :p) di Depok. Semacam nomaden, memang.  Baca lebih lanjut

Cerita si Lajang

Udah lama ga ngeblog, sekali nongol malah curcol :p

Jadi ceritanya tadi malam saya blogwalking ke blognya Mbak Okke yang membahas tentang Teori Jodoh dan Label Perempuan Lajang. I couldn’t agree more with these posts. Ternyata masalah perempuan lajang ini menjamur yah, jadi saya ga perlu merasa khawatir sendirian *dadah-dadah ke perempuan lajang lainnya*.

Faktor lingkungan memang luar biasa berpengaruh dalam pola pikir seseorang, apalagi kalau orang itu tidak punya visi khusus terhadap hidupnya sendiri. Beberapa waktu lalu saya sempat “dicekokin” berbagai teori tentang pernikahan. Intinya sih jangan terlalu picky dalam memilih jodoh, ntar malah ga nikah-nikah. Hal ini belum seberapa kalau lajang lain di sekitar adalah mereka yang sedang ngebet nikah hihi.. Padahal beli lele yang sama hitam dan kumisan di pasar aja perlu milih, lah ini urusan dunia akhirat yang ga bisa di-trial and error masa ga milih sih? Non sense :p Baca lebih lanjut

New Friends New Activities!

When was the last time you did something for the first time?

It’s definitely an important question for coloring our days. New communities, new activities are important to give us new experiences, environment, friends and knowledge for sure. And if you’re lucky, it will lead you to your passion 🙂

Me? I have at least two new communities. One of it you can read on my previous posting. Yes, Pertamina Runners. As you know from its name, it’s a community in my office to collect those who love to run. We train together, and attended some running races in Indonesia or abroad. Here we can support and enrich our information about things related with running activity such running apparels, injured treatment, race schedule, etc.

Pertamina Runners finisher 10K

Pertamina Runners finisher 10K

Another community is Pertamina Toastmaster. Even though until this far I never found our meeting were attended by more than fifteen members, but the environment was always exuberant. The senior members never judge when other make mistakes either in grammar or pronunciation. They are really supportive and wise. And I really have fun here, because they are so funny and the stories they told were interesting. I love for being here 🙂

Toastmasters-02

From that activities, I get countless new friends and experiences (and bit injured leg)! ^^. So, how’s yours?

My Running Race(s)

Sambil menunggu boarding untuk kembali ke Jakarta (yang akan dilanjutkan dengan perjalanan menuju Bandung), saya yang berkeinginan untuk rajin blogging lagi, kali ini ingin menuliskan tiga event lari yang sudah saya ikuti selama sebulan terkahir. Sejauh ini, saya sudah ikut tiga event. Berikut adalah ceritanya dan skalian sama foto-foto narsisnya 😀

LPS Run di BSD pada 10.11.13

Merupakan running race pertama yang saya ikuti dengan jarak tempuh 5K, pertama kalinya mendapatkan finisher medal juga. Medannya yang naik turun menjadi tantangan tersendiri. Masa ya baru aja lewat garis start, udah menjumpai tanjakan *ngusap dahi*. But it was fun..

IMG-20131110-WA0011

Foto bersama Pertamina Runners

Baca lebih lanjut

Why Running (?)

Saat ini olahraga lari memang jadi trend di Indonesia, err…lebih tepatnya di Jakarta kali ya. Hal ini merupakan berita baik buat saya yang memang sudah mulai lari ketika masih tinggal di Cikarang. Namun sejak pindah dari Cikarang pada akhir tahun 2010, udah jarang banget lari dengan berbagai alasan.

Dulu, saya keluar dari kos jam 5 subuh saat jalanan masih sepi. Kadang takut juga sih ada yang jahilin di jalan *halah*. Berbekal mp3 player dan earphone, saya lebih sering lari sendirian. Kalaupun lari bareng sama temen, ujung-ujungnya juga misah karena ada yang tetep lari dan ada yang jalan.

Apa sih sebenernya yang bisa didapetin dari lari? Baca lebih lanjut

Start It Now!

A self reflection.

Do you ever realize how time passing by so fast, and even a blink can bring you to a year end? This 2013 is almost end. And how was your life?

How are you spending your time?

Did you have much free time on your agenda than filled with useful activities?

Life is like a marathon, long way to go and we have to keep moving forward. No matter what, time waits for no one. Many times opportunities disguised as hard work. I mean not that hard, but surely by doing something and putting effort on it.

Knowing the finish line will make this life more valuable and respect our time. Whatever you want to be or want to do, don’t give a space for an excuse to stand in your way, start it now!

picsmeme-time-quote-14

Grad Life

Eid Mubarak everyone!

How’s holiday going? I bet most of us feel lack of it. Through this post, I’d like to send you my apologize and surely I pray that we will be given a chance to meet the next Ramadan in a much better condition and faith.

About my school, current I am in 2nd semester holiday too and will be back to class on September 2013. Two semesters have passed, and I can say it was “pretty well” done. I had to face many challenges which can pump my adrenaline. Tight schedules for both of work and school drove me crazy, because in a week I ever experienced have three papers to be done, such participated in a Kerja-Rodi project. When I had to go out of town for business trip, I brought my books with me. At that time I rarely used the hotel’s bed in my room because I had to finish my paper and it’s hard to resist bed temptation, so I finished it on desk.

But overall, I say I have a great time in my graduate degree period. I met new friends, besties, lecturers, have new knowledge, something to be achieved, and many more. But the most important thing is I am working on my plan, something I’ve been dreaming of, even though it’s costly :D.

When you have dreams, keep the ambiance alive. Because sometimes, them fade away along with the hard reality if you don’t hold them tight.

It’s such a treasure when I found good friends that I can work and share things-beside-school-stuff with. Graduate school time isn’t merely about accomplish the study, but builds network too. No one will say it is easy to do your job and school at the same time. But, if we focus on the difficulties, we can’t enjoy the ride and chill.

Jumping from exact to social science environment was another issue. I got used to short and to-the-point answers, while social science asks the opposite. This adaptation gave me not-really-satisfy-IP for the 1st semester and I improved it on 2nd semester.

Pray me so I can graduate on time :). I pray good things happen for you too.

0000335_bachelor_graduation_bear_faculty_of_arts_and_social_sciences

Peace be upon you..