Unforgettable 2015

Tahun 2015 sudah berlalu. Rasanya baru kemarin saya mendekam berhari-hari di kamar mengisi liburan Natal 2014 dengan maraton membaca novel Ika Natassa, Twivortiare dan Twivortiare 2. Kemudian mengunjungi rumah orang tua menghabiskan liburan Tahun Baru 2015. Time flies.

parents house kediri

2015 memang tahun yang sangat berkesan, karena banyak hal terjadi di tahun ini.

Office Matter

Dalam hal pekerjaan, saya mendapatkan tugas baru (mutasi) dan bergabung dengan tim yang lovely sekali. Penugasan yang berbeda sekali dengan yang sudah saya kerjakan selama tiga tahun sebelumnya, menjadi tantangan tersendiri.

Di tahun ini, saya mulai belajar untuk memisahkan waktu kerja dan waktu menikmati hidup di luar kantor. Dulu saya sering membuka laptop di rumah melanjutkan pekerjaan, sehingga mudah jenuh dengan rutinitas kantor. Sekarang saya banyak menggunakan waktu di luar office hour untuk bersosialisasi, menulis blog dan blog walking, membaca, traveling, menonton, pacaran, dan melakukan hal lainnya yang saya suka.

Kesehatan

Tahun 2015 sepertinya menjadi tahun di mana saya sering sakit. Walau tidak sampai menginap di RS *amit-amit*, sakitnya menyiksa sekali. Beberapa kali maag, disusul dengan alergi yang menimbulkan bentolan dengan rasa gatal dan panas di badan, dan yang terakhir dada sesak. Hingga sekarang saya tidak tahu apa saja yang bisa membuat alergi saya kambuh. Alergi ini seperti jelangkung, datang tak diundang. Pernah, ketika saya sedang traveling di Penang tiba-tiba saja alerginya kambuh, akhirnya harus ke drug store dulu.

Buku

Di 2015 saya menamatkan membaca sekitar sebelas buku. Biasanya kalau bukunya kurang menarik, saya tinggalkan dulu hingga mood-nya kembali. Mayoritas buku yang saya baca berbau traveling, di antaranya adalah 30 Paspor di Kelas sang Profesor, The Naked Traveler 1 Year Round The World, Trave(love)ing 2, dan The Dusty Sneakers: Kisah Kawan di Ujung Sana.

Traveling

Saya mendapatkan jatah cuti besar tiga tahunan yakni 24 hari kerja di tahun 2015. Tentu saja kesempatan ini saya manfaatkan dengan baik. Beberapa tempat yang saya kunjungi di tahun 2015 adalah: Penang, Paris, Amsterdam, Belgia (Antwerp, Bruges dan Ghent),  Stone Garden, keliling Menteng, blusukan ke China Town di Glodok, dan jalan-jalan di City Center Jakarta Pusat. Yang paling berkesan tentu saja solo traveling saya ke Eropa Barat😀.

Personal Life

Untuk urusan pertemanan, di akhir tahun 2015 saya jadi kenal dengan beberapa blogger karena menemani Dita dan Chocky kopdar. Saya senang jadi punya banyak teman, blog yang dikunjungi, ilmu yang dipelajari, dan orang yang mengingatkan untuk beribadah seperti Mas Cumi Lebay dan Wahyu. Saya juga sempat reunian dengan para sahabat lama di Puncak.

Sementara untuk love life, saya yang sepertinya comblangable (baca: sering ditawarin untuk dikenalin) sedang menjalani AVLDR (a very long distance relationship) dengan Mr. S. Berjarak sekitar 15.700 Km, terpisah benua dan samudra. Zona waktu yang berbeda sebelas sampai dua belas jam pernah menjadi kendala tersendiri. Kalau di Jakarta waktunya tidur, maka Mr. S baru mulai beraktivitas. Dan sebaliknya. Kalau ditanya pernah ribut selama hampir delapan bulan ini? Pernah, satu kali. Tapi setelah itu kami santai saja jika memang sama-sama sedang sibuk. Sebagai kompensasinya, jika libur kami akan facetime berjam-jam sampai tidur atau baterai laptop habis😀.

sand on key west

Kalo Mr. S lagi jalan-jalan, oleh-olehnya poto aja :p

Di tahun 2016, saya harus lebih sehat dengan olahraga yang lebih rutin daripada tahun lalu, menjaga pola makan, dan disiplin dengan waktu tidur. Oh ya, menghindari stres juga tidak boleh ketinggalan. Selain itu, semoga saya bisa menjadi blogger yang lebih produktif, pribadi yang lebih baik dan beriman. Dan tentunya lebih bahagia🙂.

Although no one can go back and make a brand new start, anyone can start from now and make a brand new ending. – Carl Bard

Terima kasih 2015, what an unforgettable year!

42 thoughts on “Unforgettable 2015

  1. Dita berkata:

    Ayo kita bikin resolusi menuju sehat 2016, udah lama gak rutin olahraga nihhh! Aku gak sakit2an sihh, cuma lingkar pinggang melebaaaaaar *buang korset*

  2. Gara berkata:

    Iyah, dari apa yang saya baca juga tahun 2015 ini memang punya banyak banget kesan bagi dirimu ya Mbak. Syukurlah semua kesannya positif. Saya melihatnya di 2015 itu semacam yang keluar dari zona nyaman banget :hehe, dan hasilnya bagus-bagus semua, berkembang jadi orang yang lebih baik. Semoga di 2016 ini bisa jadi makin sehat, makin sering jalan-jalan dan berbagi, dan bisa jadi pribadi yang lebih baik lagi dari tahun kemarin.
    Semangat!

    • Safitri Sudarno berkata:

      Aamiiin makasih Gara atas doa2 baiknya, semoga kebaikannya kembali padamu. Tahun ini juga pertama kali kenal Gara loh waktu kita ikut Jakarta Good Guide ke Menteng. Trus keterusan deh sampe sekarang hahaha. Jadi belajar banyak sejarah juga yang tadinya “tak tampak” di mataku dari tulisan2 Gara 😊

      • Gara berkata:

        Iyah, saya pertama kenal Mbak juga dari acara itu :hehe. Senang sekali bisa menambah teman baru.
        Ah, terima kasih banyak :hehe. Sejarah tak tampak itu maksudnya bukan sejarah hantu, kan? #retoris

    • Safitri Sudarno berkata:

      Hahahaha makasi makasi. Kita juga kan ketemuannya di tahun lalu. Mana cuma cewek berdua pulak di angkatan, yang satu sukanya ngendon di kamar Simprug, untung satunya rame dan suka bergaul 😄

  3. denaldd berkata:

    Kamu kok ga nulis Den Haag diatas! *hahaha juru kuncinya marah2😆😆
    Sweet banget Fit yang tulisan dipasir itu, jadi ada kupu2 diperutku *lah ini lagi konslet kayaknya. Yang dikirimi foto siapaa yg berkupu2 siapa.
    Bahagia dan langgeng selalu ya buat kalian, Mr.S yang lagi di W, sampai tahap yang jadi tujuan. Kamu sehat terus, ga usah stres2. Jadi kalo aku ke Jakarta, gantian digorengin tempe 😍

    • Safitri Sudarno berkata:

      Yak ampun lali yuuuu hahaha. Iya benar sekali keujanan di Den Haag yang unforgettable juga. Trus setelah bertahun2 kita akhirnya ketemuan kedua kalinya malah di Belanda. Sungguh perjodohan yang aneh. Trus gek ga canggung gitu 😂. Aamiin makasih doanya, semoga ijabah yaa. Kalo kamu ke Jkt, tak beliin apa makanan karepmu wes. Di sini tempe ga seistimewa di sana huhuhu terutama dimakan setelah keujanan, kedinginan dan berhari2 ga makan nasi

  4. febridwicahya berkata:

    Waaaaaak, travellingmu mengerikan mbak😀 keren nih udah jalan-jalan kemana-mana😀

    Masalah pertemanan dan kopdar, emang paling seru kayaknya ya mbak :3

    dan yang paling miris sih, LDR yang aduhaaaai. Berat, tapi kamu tegar :)) hebaaat mbak😀

    • Safitri Sudarno berkata:

      ahaha aku masih cupuw, hanya mewujudkan impian2 lama aja nih sebenernya. Eh kapan kita bisa kopdar ya? Pengen liat anak kuliahan yang maha galau :p

      Apa pulak tegar, macam Rossa aja hahaha. Ya kondisinya masih begini, dinikmati aja😀

      • febridwicahya berkata:

        Aku lebih cupuw brati mbak kalau kamu yang kecew begitu dibilang cupuw :’

        Mauuuu kopdaaar dong :p wkwkk iiih, aku tuh nggak maha galau kalik :p wkkwkw

        Ya kamu kan kembarannya Rossa *uhuk wkwkwk Tegar mbak. semangat semangat :p

  5. Mukhofas Al-Fikri berkata:

    sebuah pengalaman singkat yang menarik sekali mbak. setiap saya membaca paragraf demi paragraf mulai dari sakit, memabaca buku hingga rihlah ke eropa mungkin sesuatu yang amat mengesankan sekali.

    ditambah menulis di blog yang sudah lama sejak tahun 2008 tentu sudah mengalami proses proses yang penuh dengan lika liku seorang blogger..

    thank you,, salam

Habis maen komen dong :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s