Friends Are The Siblings God Never Gave Us

Feels like home mungkin deskripsi perasaan saya ketika berada di kantor. Ya bukan berarti bisa tidur-tiduran gulung sana sini juga, cuma betah aja so far. Kurang lebih sudah 7,5 bulan saya OJT di kantor ini, dan 10,5 bulan saya menjalani masa pendidikan dari total 12 bulan (dipotong 1 minggu untuk libur pendidikan).

Awal masa menghadapi OJT saya mengalami keparnoan to the max, membayangkan situasi kerja yang masih absurd dan yang pasti akan berbeda dengan kultur di kantor saya sebelumnya, bagaimana kalau saya tidak bisa mengikuti ritme kerja, susah menyesuaikan diri dsb. Ternyata lagi-lagi God knows us well 🙂 *yaeyalah*. Masa-masa ini saya merasakan:

The future is scary but you can’t just run back to the past because it’s familiar. Yes it’s tempting, but it’s a mistake – HIMYM

God gives me best partners and seniors, ya meskipun saya dibully secara lisan dulu :p. Tidak hanya urusan pekerjaan saja, kami juga berteman dalam hal berburu makanan.

Posisi meja di kantor itu berhadap-hadapan dengan pembatas rendah, ada untung dan ruginya sih. Keuntungannya akan lebih memudahkan untuk berkomunikasi, membajak makanan, pinjam telpon kantor, dan ceng-cengan. Kerugiannya ya bakal eneg ngeliat yang duduk di depan kita :p. Kebetulan satu booth saya itu berisi 4 orang, sisa lajang di dalam tim. Untuk lebih memudahkan, saya perkenalkan ketiga rekan kerja dan teman saya. Baca lebih lanjut

Iklan

French or Deutsch?

Sungkem-sungkem dulu sama yang baca deh sebelum posting. Mohon maaf lahir batin ya teman-teman, walau pun memang agak telat tapi kan ini masih bulan Syawal *maksa*.

Sudah lama ingin cerita ini itu di sini, tapi kalau memang tidak diiringi niat yang kuat ya tidak akan terwujud. How’s life? I hope it is as colorful as rainbow. Eh udah September ya, alhamdulillah, masa OJT tinggal 2 bulan lagi insya Allah *kayang kegirangan*. Hari ini saya juga menerima hasil penilaian periode ketiga dari asisten manager saya, senang karena nilainya meningkat. Final paper saya (Kertas Kerja Wajib) juga bisa dikatakan 80% selesai, semoga tidak ada revisi yang mengkhawatirkan ketenangan saya dalam menonton drama korea #salahfokus.

Bagaimana dengan mudik kalian? Mudik saya kemarin seperti tur antar kota antar propinsi: Jakarta – Jogja – Kediri – Nganjuk – Mojokerto – Pare – Kediri – Jogja – Jakarta. Walaupun melelahkan, tapi menyenangkan sekali rasanya berkumpul dengan keluarga dan bermain dengan keponakan baru saya. Waktu berkumpul dengan keluarga, kakak saya yang mendapat giliran untuk dijodoh-jodohkan :p. Lalu saya bertanya ke bapak, kok saya nggak sekalian. Habis ngobrol sana sini, obrolan kami menyimpulkan profesi pria dengan penghasilannya. Kata bapak, profesi yang sekarang bisa memiliki penghasilan tinggi adalah *jeng jeng jeng* pemain bola :lol:.

Tadi siang saya mendapat komen dari pembaca yang nyasar ke blog ini. Menyenangkan sekali rasanya membaca komen tersebut, sampai-sampai bisa mengalahkan rasa malas saya untuk memposting sesuatu di sini. Beberapa waktu lalu saya memang sempat galau *halah* karena waktu kelulusan semakin dekat. Jika sudah selesai masa pendidikan ini, saya ingin kembali ke bangku perkursusan bahasa. Akhir tahun lalu saya mangkir dari ujian kenaikan tingkat di CCF dikarenakan saya harus masuk asrama dan dikirim ke belantara Cibodas. Dan, saya menyadari satu hal: les bahasa prancis itu ngangenin, tanpa mempedulikan seberapa begonya saya di kelas.

Kata si mas:

Bonjour,
votre niveau de français est très honorable.
Je vous suggère de voir le film d’Amélie Poulain ou de “bienvenue chez les chti” qui sont des grands succès internationaux.
En lecture, les auteurs classiques ne manquent pas, c’est facile de trouver ce qu’il vous plait sur l’Internet.

Bon courage pour la suite.

Philippe

Intinya kemampuan bahasa prancis saya very honorable :”>. Kasihan, masnya nggak tahu kalau saya menggunakan bantuan google translate saat menulis posting dalam bahasa prancis. Tadinya saya berencana untuk berpaling ke Gothe, karena saya merasa perlu belajar bahasa jerman dengan alasan yang tidak perlu saya tuliskan di sini. Tapi karena kerinduan saya untuk belajar bahasa prancis dan komentar di atas, membuat saya menjadi galau. 

Yang mana sebenarnya yang harus dipilih? Apakah yang kita sukai atau yang kita butuhkan? French or Deutsch? Ya sudahlah akan saya pikirkan lagi, sekarang waktunya menghadapi kenyataan: meneruskan mengerjakan KKW :p.

 

What Did You Do on Saturday?

At my previous working place, my manager asked about our activities on weekend often. Suddenly, in the middle of my idle time, I remembered about that again. I would have an easy answer for him if he asked me about this on next Monday :p.

I woke up late this morning. My body works on this automatically. On weekdays, I wake up before 5 am and this thing will not happen on weekend. Then, I put together my passion for bathing, but chose to have breakfast first. Took a bath, played angry birds, worked on my side job and those steps were repeated until evening :)).

This thing reminds me about my talk with my friend yesterday.

fitri : kerjaanku baru kelar 4 masih kurang 16 ebuset
rizka : sabtu minggu hmm besok target brp? :D
fitri : kelaaaaar
rizka : hihihi seharian brarti?
fitri : iya keknya hahaha suram
rizka : hooh
fitri : ini aja wes ketap ketip
rizka : pantesan kamu awet jomblo #digampar :lol:
fitri : :lol:
rizka : padahal lho bayangken daerah setia budi
fitri : jomblo karir
rizka : tempat banyak esmud keren2 :D
fitri : :lol:
fitri : tak nang anomali wes
rizka : disini mah buruh pabrik semua gada esmud :lol:

Have a nice weekend, all :). Holiday comes to those who wait :lol:.

So Be Careful With What You Wish For

It has been nearly two weeks since my last post here. I think if this blog is really a house, it would be a house full of cobwebs. So, how’s thing going? Pretty well? Good then, I am happy to hear from you again ;). Lately I was being terribly busy with my jobs. It haunted me all day and night long, till I didn’t get proper time to sleep and got sick. But I am getting better right now.

To make it related with the title, I’d like to share my experiences about my words that were granted by God.

“So be careful what you wish for,cause you just might get it and not know what to do wit’ it. Cause it might just come back on you ten-fold” eminem.

Sometimes me and my closest friends are making jokes by talking about people who stole our attentions and we called them “our living caffeine”. We don’t mean anything but adoring some parts of them that are used in a good way, such as their brilliant brain and inner beauty.

In short, I ever said “What if God gives me 24 hours to be spent with the person?”, without thinking much. And voila, I had to spend my time in a day, since morning till evening with the person but not in a “nice way”. Maybe another day, I will say in specific sentences how the togetherness should be spent #gakapok.

I also ever asked about a side job, so I can fill my time productively. And it happened, I got my wish until I couldn’t handle it and got sick. So, I said to my client that I can’t take the next job which has tight schedule because I was not in a possible way to continue the work.

I’ve warned you, be careful then ;). Baca lebih lanjut

Buried

Jadi ceritanya saya yang fakir bandwidth ini, merasa riang gembira setelah menemukan shared folder di kantor yang berisi film.

Lhoh, ini kan hari sabtu, kok ke kantor? | Iya, saya juga kaget waktu diberitahu kalau hari ini harus ke kantor jam 7 pagi sampai sore, untuk melakukan UAT di switch over system. Dan setelah opening meeting, saya menyadari bahwa tidak ada perempuan di sana selain saya -___-. I think I must get used to this and I think they are nice.

Sebenarnya porsi pekerjaan saya itu tidak banyak. Tapi karena saya baru bisa bekerja setelah menunggu bagian-bagian lain menyelesaikan pekerjaannya, dan sudah terlanjur membatalkan rencana pemalakan masal ke Pancious Pancake, jadilah saya mati gaya di kantor *sigh*.

Beberapa hari lalu, saya ngobrol dengan mas ini soal film dan dia bilang kalau dia tidak berani menonton Buried dengan alasan phobia. Jadilah saya penasaran, dan voila hihi ternyata ada di shared folder. Sampai di kos, saya mematikan lampu dan mulai menonton dengan menggunakan speaker biar efek suaranya lebih terasa.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kesan pertama: masnya ganteng :D. Lalu saya bertanya-tanya berapakah budget pembuatan film ini karena aktor yang tampak secara nyata di layar laptop saya bisa dihitung dengan jari tangan kanan atau kiri saja, tidak dengan keduanya. Atau ditambah 1 deh kalau ular termasuk hitungan aktor.

Over all I think this movie is good enough, meskipun saya penyuka film action sejenis Jason Bourne. Dan ini? Masnya hanya bergerak-gerak secara tidak dinamis dan tidak beraturan di sebuah peti yang dikubur. Film ini menceritakan seorang supir truk berkewarganegaraan Amerika Serikat yang bekerja di sebuah perusahaan Amerika juga. Dia ditugaskan ke Iraq dan truknya dilempari batu oleh anak-anak kecil di sana. Ketika dia sadar, dia sudah berada dalam sebuah peti.

The film revolves around Iraq-based American truck driver Paul Conroy (Reynolds), who, after being attacked, finds himself buried alive in a wooden coffin, with only a lighter, flask, flash light, knife, glowsticks and a mobile phone to help him escape before the oxygen in the coffin runs out. wikipedia

Monggo ditonton saja, daripada saya dilempari batu oleh teman-teman anti-spoiler :D.

Inti dari postingan ini adalah pergi ke kantor di hari sabtu isn’t not that bad, selain untuk belajar, menambah kenalan, menambah pengalaman dan perbaikan gizi (tentunya), juga bisa menambah koleksi film ;).

26

When I was a kid, as I remember, I never celebrated my bday. Most of the time my mom only cooked to make yellow rice (nasi kuning) for whole family (I spent my childhood in Monterado and Singkawang – West Kalimantan). And about the present, I’ve got more than enough, not less than 3 times a year :D. Every four months when I got my report from my school, my parents gave me present because I got the highest score in my class.

Since I live far away from them and have my own salary, I never think about present any more and I think I am too old to ask for a present beside countless prayer from them. So, when someone asked me what are the special things that happened on my bday, I’d like to say I’ve got many prayers, phone calls from family and Mecca, not less than 3 meters paper wrote by my friends from CSS Batch II, I made my plan come true and went to my destination alone. And I think I won’t forget the moments. I also bought myself Sebastian, the gingerbread character in Shrek :D. He’s so cute.

The things that I think are what are my achievements until this day and find ways to reach my dreams. And also at this age, I must get used with question “kapan nyusul?” lol. I am riding my bike. The only thing that I know is I keep paddling it until I reach my destination and I am enjoying this travel ;).

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

What are their prayers and they said about me?  Baca lebih lanjut

Little Miss Perfect

Info: Di postingan-postingan sebelumnya, kata ganti yang saya digunakan adalah “aku” dan (mungkin) mulai sekarang saya akan menggunakan “saya” #pentingbanget :lol:.

Tumben malam ini saya melakukan blogwalking ke beberapa blog yang sudah lama tidak saya kunjungi. Dan akhirnya terdampar di sini. Daripada cuma terdampar saja dan tidak membawa oleh-oleh pulang, akhirnya saya memutuskan untuk iseng-iseng mencoba mengisi kuisnya. Dan ini dia oleh-olehnya ^^

Toh hanya kuis bukan?

Tapi ada hal yang membuat jawaban kuis ini mengingatkan saya pada apa yang pernah terjadi. Seseorang pernah mengatakan bahwa dia tidak bisa berjalan bersama dengan saya karena (menurutnya) saya selalu ingin benar, sementara dia adalah orang yang memiliki kehidupan yang penuh dengan trial dan error.

Apakah patokan atas kesimpulan tersebut? Entahlah, perbincangan kami sepertinya :).

Saya bukan orang yang selalu mematokkan bahwa kehidupan saya harus berjalan dengan mulus, bukan. Saya tau bahwa “everything doesn’t end up the way we want it to”. Manusia bisa merencanakan, Tuhan yang berkuasa untuk menentukan hasilnya karena Dia akan memberi apa yang kita butuhkan, meskipun kadang yang diberikan adalah kebalikan dari apa yang kita inginkan.

Saya prefer untuk memiliki rencana atas apa yang akan saya lakukan, cita-cita, mimpi agar saya tidak kehilangan arah. Tapi pada prakteknya ada banyak hal yang sering saya lakukan dengan spontan. Dan menurut saya, gabungan antara keduanya membuat kehidupan saya lebih dinamis dan berwarna.

Tapi …. toh itu sudah berlalu.

Maybe ;).

Garis Tangan

Sebenarnya seberapa besar sih pengaruh garis tangan pada kehidupan seseorang? Sering banget aku dengar “itu udah bagian dari garis tangannya” dan sejenisnya, yang sepertinya mengindikasikan kalau segala macam nasib sudah di gariskan di telapak tangan.

Yang aku yakini hanyalah:

Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika bukan kaum itu sendiri yang merubahnya, QS. Ar-Ra’du (13):11

Jadi critanya siang tadi ketika aku dan seorang teman sekelompok yang sedang dilanda kebosanan, Platto namanya (jadi jangan heran kalo dia suka berfilsafat :p), mengobrol dan tiba-tiba dia memintaku untuk menunjukkan telapak tangan kananku padanya. Dengan gayanya yang sok serius dan meyakinkan, dia membenarkan posisi kacamatanya dan memandang garis yang terukir manis dan tegas di telapak tanganku.

aku: liat apaan si? kek bisa aja 😆

dia: ini safitri, garis yang atas ini menunjukkan garis percintaan.. *sambil tetep berusaha menafsirkan*

aku: trus-trus … *keliatan banget kalo bersemangat :lol:*

dia: kamu itu orangnya setia, pasanganmu juga *woh ya harus, awas aja kalo brani macem-macem*.

aku: *sumringah* jiakakakka, yaeyalah.. *mulai jumawa*

dia: tapi kalian agak ntar nikahnya *nahan mau nyiram aer*, yah umur 27 an lah..

aku: lagian masih ada kontrak sampe akhir taun ini :p. Trus apa lagi? *lumayan juga beginian buat ngilangin ngantuk*

dia: kamu itu banyak ya keinginannya yang tercapai?

aku: *senyum selebar sumur* he eh.. alhamdulillah.

dia: umurnya baik, jodoh baik, dari keluarga baik-baik. Kamu juga cerdas *ah, kapan-kapan aku traktir deh dia :lol:, yg masalah cerdas I’m clueless :lol:*

aku: amiiiiiiiiiinnnn…. trus nemuin masnya di mana?

dia: safitri, mana ada peramal yang ngasih tau hal detail begituan. Garis tangan kan cuma ngasih klu aja..

aku: iya deh gapapa 😀

Denger segitu aja aku udah seneng: keinginan tercapai, jodoh baik, umur baik, dibilang cerdas pula *ngakak aku*. Tanpa harus percaya, anggaplah temenku ini sedang mendoakanku, jadi dengan senang hati dan tanpa cela, aku mengamininya :D.

Let’s prove it ^^.

New Lovely Friends ^^

Konon kabarnya semakin jauh dari rumah, maka semakin banyak keluarga dan pengalaman baru yang kita dapatkan *bener ga sih?*.  Awalnya, untuk memutuskan masuk ke sini aja aku menimbang cukup lama, bahkan pada hari H ditelpon bahwa aku diterima aja aku tetep gamang *ketauan deh kalo lagi labil*. Itu karena aku khawatir kalo dunia yang baru ga bakal senyaman kehidupanku yang lama ^^.

Yeap, I worried too much because I hadn’t no idea about my new circumstance that I had to face. But in the contrary, I felt so curious and excited for having a new environment. Life couldn’t be more interesting than finding and get countless new things and experiences. So I convinced myself, maybe I couldn’t guarantee if it would be as nice as the old one, but every good thing (moreover if it’s a rare opportunity) is worth a try.

Sampai hari ini berarti aku sudah berada di sini selama 1 bulan 24 hari. Many new things keep coming and colouring my days. They absolutely be the best cure and distraction that I ever had ^^. So, if you’re in healing period, all you need is make sure that you have many useful things to do ;).

Kegiatanku untuk 3 bulan ini sangat teratur *apalagi soal makannya :p*.

  • Senin – Jumat: sekolah mulai jam 7.30 – 16.30. Ngantuk? Yah cukup sering lah :D. Ada waktu istirahat siang selama 1 jam (11.30-12.30) biasanya aku sempetin untuk tidur sebentar setelah makan siang *kebiasaan dari kantor lama*.
  • Senin, Rabu, Jumat: jam 4.30 berangkat untuk senam pagi bersama para kopasus. He? Kopasus? Iya, aku ga salah tulis kok. Jadi senamnya diawali dengan LBB, diwarnai push up, sit up dengan berbagai macam variasi, dan senam komando.
  • Sabtu: paginya ujian, yang berarti Jumat malam aku mengadakan ritual begadang sambil jaga lilin untuk persiapan ujian :D. Siangnya kalo masih ada waktu sisa *kegiatan Sabtu sering unpredicted* baru maen keluar melihat peradaban.
  • Minggu bangun bisa agak siang, trus jam 9 kurang berangkat untuk menemanin adek-adek bermain di Taman Ilmu Setia Budi ^^.

So much fun indeed ^^.

Hal lain yang bikin seneng:

  • ga perlu pusing mikirin makanan: mau makan apa, beli di mana, harganya berapa :D. Sarapan, makan siang dan malam udah disediakan prasmanan 4 sehat 5 sempurna. Ada coffee break juga jam 9.45 dan jam 15.00, mesti dikasih snack, buah dan susu *jangan salahkan aku kalo aku makin chubby dan semok*.
  • bisa nyuci dengan blind pig alias membabibuta :D.
  • disediakan kamar yang bagus dan fasilitas memuaskan ^^.
  • dapet banyak barang mulai dari seragam, sepatu olah raga, sepatu kerja, tas, alat tulis sampai flash disc.
  • dapet banyak kenalan baru pastinya.
  • ikutan ESQ, intensive english selama sebulan, tes TOEIC dan TOEFL gratisan *wide grin*.

Hal-hal itu yang mengobati ketika aku lagi sakit. Beberapa waktu lalu, di sini benar-benar seperti ada virus yang mewabah: radang, batuk, pilek bahkan ada yang kena tipes. Yang di rawat inap di RSPP juga ada sekitar 12 orang. Dan setelah kejadian itu, langsung disediakan susu kotak sehari 2x dan jumlah buah juga semakin banyak hihihi *girang*.

Sabtu kemarin anak CSS, yang jumlah totalnya 23 dan perempuannya hanya 7 orang, pertamakalinya maen bareng. Tujuannya adalah karokean di Semanggi, karena kami kemarin memang stres setelah mengerjakan 2 tes bahasa inggis selama 4 jam (atau lebih?). Setelah itu menyusuri Benhil untuk beli makanan. Woow, di sana banyak banget variasi makanannya ihiiiy ^^ *joget-joget puas ngeliat makanan dengan harga merakyat*.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.