When I Grow Up

Tentang Percaya

Setelah membaca postingan Mas Gusman, aku jadi teringat percakapan kami. Ya, tiap orang akan memiliki pandangan sendiri akan sesuatu dan hal ini juga dipengaruhi oleh pengalaman hidupnya. Bukan, bukan aku tidak ingin mempercayai orang lain. Tapi menurutku pada akhirnya segala sesuatunya akan kembali pada Tuhan dan diriku sendiri. Jadi, apa gunanya menyandarkan sesuatu pada orang lain? Sementara orang lainpun punya kepentingan sendiri.

Aku menikmatinya. Melakukan hal ini itu, untuk sekarang ataupun untuk kehidupanku selanjutnya, dengan mempercayakan segalanya pada Tuhan dan diriku. Aku belajar. Pernah aku percaya dan dikecewakan, dan aku tak ingin berekspektasi maupun berspekulasi pada manusia. Dan dari teman baikku aku juga belajar “gada yang lebih mengenal kita selain God dan kita sendiri, tidak juga orang tua kita”. (Lagi-lagi) Dia benar. Baca selebihnya »