The 1st Wedding of 3Gers

Hari sabtu kemarin 2010.10.02 aku dan Elly tour ke 3 kota di Jawa Timur: Surabaya, Gresik dan Bojonegoro. Berangkat dari Cikarang menggunakan bus DAMRI yang ke bandara jam 5 pagi, karena kami ingin menghadiri acara akad nikah dari anggota 3G yang lain yakni Elys. Kakluk yang dari Bali pun dateng (sayangnya, dia tidak bisa menyabotase 3 bule untuk menemani kami :p).

Hal yang dapat disimpulkan dari perjalanan kemarin adalah:

  1. Buseeet, Bojonegoro jauuuuh :lol:. Waktu yang diperlukan untuk tiap perjalanan Cikarang-Bojonegoro atau Bojonegoro-Cikarang (Jakarta-Surabaya dan sebaliknya menggunakan pesawat, termasuk waktu tunggu, ngetem, dsb) adalah 11 jam. WOW!
  2. Kalau dari Bungur dan mau ke terminal Osowilangun, naiklah bus P8 yang via tol Panjang untuk menghemat waktu.
  3. Dari bandara Juanda ke terminal Bungur bisa naik bus DAMRI dan cukup membayar Rp 15.000.
  4. Di Bojonegoro ga ada taksi.

Pernikahan pertama dari 3Gers ini seketika membawa euphoria dan kenangan jama-jaman kami masih duduk di bangku kuliah. Sejak dulu ketika aku, Elly dan Kakluk harus mengerjakan tugas dan menginap di kosannya Elys, atau ketika kami hanya mengadakan acara menginap hanya untuk ngobrol atau have fun, ramalan siapa yang akan menikah duluan pun sering tertuju pada Elys. And it happened ;). We’re happy for you, pal ^^.

She didn’t through the way easily, ada nangis-nangisnya yang pasti ^^V ketika harus menghadapi pilihan-pilihan. But we decide our own destiny, choose and live with it. Karena seperti kata Elly, kita hanya perlu mencari pasangan yang kompatibel dengan diri kita *tsaaah*.

Mengenang jaman-jaman kuliah memang menyenangkan dan gada habisnya. We had our love stories, mengagumi para dosen (yang sayangnya sudah beranak istri :lol:), tempat makan favorite, the silly and stupid but awesome things that we did :p, dan masih banyak lagi. Kakluk mengidolakan dosen yang sekarang sedang di Aussie untuk menjalani pendidikan S3nya, dan aku tentu saja mengidolakan kedua dosen pembimbing skripsiku *evil laughs* yang salah satunya sedang menyelesaikan S2 di Jerman.

Dulu (dan mungkin sampai sekarang), kami masih aja sering rebutan tanggal cantik. “Heyy, tanggal ini uda aku pesan. Kamu pake tanggal yang lain aja“, tentu saja itu tanggal yang dipilih untuk tanggal pernikahan :p. Ada yang 101010, ada yang pengen pake angka biner *lirik Kakluk* dan terciptalah 010111 (karena kalo mau pake 101010 udah nyaris ga mungkin :p), ato ada juga yang 091011 ihihi, yang jelas angka cantik dikantongi dulu walaupun sang partner masih dalam perjalan kemari.

Oh ya, ada 1 hal yang bikin kami ga berhenti tertawa adalah ketika aku menginap di rumah Elys kemarin dan aku dipinjami kaosnya. Di kaos itu ada sablonan foto Elys yang ternyata itu adalah kado yang pernah diberikan oleh salah satu fans nya :lol:. Love makes someone more creative, right?.

I love for having you pals ^^. Dan siapapun diantrian berikutnya, we’ll come to your wedding (or my wed, who knows? šŸ˜‰ ).

Foto akan diupload menyusul, karena belum dapat filenya dari Elly hehehe.

Iklan

Present For Myself

Yay I’d like to say thank you again to Air Asia for the nice and reachable ticket prices, so I can buy ticket for next year *keplok2*.

Actually this morning before I did my Subuh prayer, I opened the Air Asia’s site for no reason. Clicked the links to get some information about promo things and suddenly an idea appeared in my mind,

“How about to have a bday celebration in another country?”

And I did it, bought a ticket for my bday :D. I hope I can celebrate my bday outside Indonesia *amiiin thousand times*. It’s nice to give yourself a sweet and unusual present in your bday. But if you never did it before, I’ll suggest to make a try :).

And the last, thanks to Mbak Fai and Mbak Din for the companion hihihi. Can’t wait for the next year! *dance all around*

Picture taken from here.

Gembel Time To Phuket (Part 1)

I’d like to say thank you to Air Asia (brasa promosi) for giving low fare ticket, so I can go to Phuket.

Tiket ke Phuket udah dibeli dari jauh-jauh hari, bulan November 2009. Tadinya sih ga kepikiran buat maen ke sana. Tapi entah kerasukan apa, setelah tau Elly, Wawan, Chocky dan Mas Eriek beli tiket, aku langsung beli juga pada hari yang sama ^^ *kerasukan setan CC sepertinya*.

Mau ke sana diribetin dulu dengan masalah cuti di kantor. Entah kenapa, rada susah juga untuk urusan mengajukan cuti selama 2 hari (doang) di sini. Approval cutiku yang pertama di reject, diminta untuk sehari aja cutinya. Akhirnya (ngotot) mengajukan approval lagi, dan pada H-1 baru diapprove sama si manager.

Persiapan ke sana seadanya aja sih, nggak yang ribet juga walau ini pengalaman pertama pergi ke luar negeri *udik abis*. Hal-hal yang termasuk penting untuk dibawa adalah:

  1. Passport, yak harga mati ini mah. Cek masa berlaku passport, ga boleh kurang dari 6 bulan.
  2. Kartu NPWP serta photocopy-annya buat urusan bebas fiskal.
  3. Kemaren juga bawa photocopy-an akta, sebagai tindakan preventif dari seorang yang memiliki nama hanya 1 kata ^^. Tapi ternyata ga dipake kok.
  4. Baju ganti dan kawan-kawannya.
  5. Obat-obatan.
  6. Segala macam cream yang diperluin buat muka dan badan. Tapi bawanya jangan banyak-banyak, karna maksimal hanya 100ml yg bisa dibawa ke kabin.
  7. Kaos kaki juga perlu, karna kita ga tau bakal solat di mana dan dengan gaya seperti apa.
  8. DUIT dan tiket tentunya. Ini penting sekali ^^.

Penerbangan dari Bandara Internasional Seokarno Hatta ke Phuket kurang lebih selama 2.5 jam. Walau bandaranya kecil (waktu sampe di sana cuma ada 1 pesawat doang yang parkir), tapi bersih.

Sampe di sana langsung menuju ke toilet dulu, sebelum ke bagian imigrasi. Udah jauh-jauh ya ke sono, tapi yang aku dan Elly denger pertama kali di toilet cewek adalah

“Wadhem yo banyune ndek kene”

Yang kalau diartikan di bahasa indonesia adalah dingin ya airnya di sini. Misal ada yang ga tau, itu tadi adalah bahasa jawa cuy :lol:. Ini Thailand apa Suriname si? šŸ˜€

Di bandara

Untuk menuju ke Phuket Town di 165 Ranong Rd. Maung T. Taladyai Phuket, di mana penginapan kami “Phuket Backpacker” berada, kami memilih untuk menggunakan bis karna lebih murah dibanding kalo naik taksi, yakni @TBH85 ato sekitar Rp 25.500. Perjalanan ke sana kira-kira 45 menit.

The airport bus

Harga penginapannya sendiri adalah THB250, atau sekitar Rp 75.000. Pelayanan dan fasilitasnya memuaskan. Kamar dan kamar mandinya juga bersih. Jadi recommended buat yang nyari penginapan murah dan bersih di Phuket. Sebagian besar si isinya bule ^^.

Phuket Backpacker

Setelah check in, kami jalan ngiterin Phuket Town. Kotanya ga rame. Yang bikin beda dengan Indonesia adalah lalu lintasnya yang teratur, motor itu ada keranjang depannya dan banyak mobil berjajaran di pinggir jalannya, mobilnya keren-keren pula. Walau kotanya kecil, di sana banyak lampu lalu lintasnya.

Tapi ada juga yang serem, masalah tiang dan kabel listrik. Unbelievable, keluar suara-suara aneh dari kabel listrik di sepanjang jalan. Iya, sepanjang jalan! Meteran listrik dan stop kontak (colokan listrik itu apa si namaya?) dengan gampangnya ditemukan di tiang listrik di sana. Ajegile.

Kabel listrik yang serem abis

Mulai dari sore sampe malem, kami mengunjungi kuil (lupa Wat apaan namanya), foto-foto di pinggir jalan, dan setelah nyadar kalo laper kami nyari tempat makan.

Di depan Thaihua Museum

Di depan Thaihua Museum

Yang di atas ini cuma foto di depan museum, museumnya udah tutup karna uda kesorean. Kalo kata Chocky si sebagai tanda kalo kami udah pernah lewat sana heheh.

Elly nampang di depan Wat

Wajah girang bisa maen ke Phuket

At the cross road

Setelah beradu argumen sebentar untuk masalah tempat makan, kami sepakat untuk makan di sebuah tempat yang penampakan dari luarnya cukup meyakinkan dan harga masih bersahabat. Rada susah buat nyari warung yang 90% halal. Tapi bismillah aja, kami mesen makanan yang gada porknya. Nama tempat makannya “Wanchan” di 68 Thalang Road.

Wanchan

Aku pesen spicy sour prawn soup alias tom yam TBH90, orange juice TBH40, dan es kelapa muda TBH40. Tom yamnya enak dan seger banget. Setelah perut kenyang, kami melanjutkan perjalanan dan berhenti di taman kota setelah ngeliat patung naga keemasan dari jauh. Ada sejarah tentang berdirinya taman kota ini yang ditulis di dinding monumennya, tapi aku lupa ^^.

Monumen yang isinya soal sejarah taman kota

The dragon statue

Setelah puas foto-foto, kami sepakat untuk pulang. Nah di jalan aku foto dulu di salah satu mesin ATM nya. Keren warnanya, merah-merah ^^ *oke, udik abis*. Pas ngelewatin pasar deket penginapan, kami juga nyantol dulu buat beli durian dan mangga. Kalo beli mangga di sini bisa minta kupasin dan potongin skalian loh.

Bersanding dengan ATM

Nawar mangga di pasar ^^

Sampai di penginapan udah jam 10 malem. Kami langsung mandi dan istirahat. Niatan untuk maen uno diurungkan karna kaki udah pegel dan perlu energi untuk perjalanan keesokan harinya.

Pengalaman yang aneh pas nginep di sini adalah pas lagi sholat subuh. Solat subuhku dengan gaya yang beda? Ya ga lah. Pas solat dan lagi berdiri di rakaat pertama, tau-tau ada bule cewe dari ruangan sebelah yang badannya gede berhenti di sebelahku. Dia baru bangun dan masih dalam keadaan mabuk, ngeliatin aku solat. Mending kalo ngeliatnya dari jauh, tapi ini nggak. Dia mendekatkan mukanya ke mukaku. Sereeeem >.<, mana masih rakaat pertama pula. Takut aja kalo tiba-tiba dia melakukan hal yang aneh-aneh. Untung aja Elly cepet dateng dan ngomong ke bulenya:

Elly: she’s praying. She’s a moslem.

Bule mabok: Oh that’s beautiful. I am too lazy to wake up in the morning to pray. Blahblahblah.

Aku (dalem hati): bule sinting

Si bule tadi ternyata dari NZ. Dengan masi sempoyongan, dia narikin tas-tasnya yang segede gaban keluar kamar buat diberesin. Katanya hari itu dia mo pulang ke kampungnya setelah 7 bulan keliling-keliling.

Habis kelar beresin barang-barang, kami check out. Yak, cukup sesore semalem aja menginap di Phuket Backpackernya. Tujuan selanjutnya adalah mengunjungi tempat lain di Phuket yang bakalan ditulis di postingan berikutnya ^^.

Have a nice day all. We have to be happy and smile all the time ^^

Muhasabah

God always has a way to make people turn to Him

I am not a devout man.

Tentu saja. Tulisan kali ini tidak ada maksud lain selain untuk refleksi diri. Untuk diriku sendiri. Jadi jika sekiranya ada kata-kata yang kurang berkenan, maka itu adalah sebuah ketidaksengajaan dan aku dengan rendah hati meminta maaf.

Iman.

Secara harfiah dapat diartikan sebagai rasa percaya akan sesuatu. Ya, aku mengimani kalau Allah itu ada, dan Allah satu-satunya Tuhanku. Namun apa yang belakangan aku lakukan sebagai konsekuensi keimananku? Nyaris tidak ada kecuali solat 5 waktu dengan dalih kebiasaan. Kadang waktu sholatpun, pikiran ke mana-mana.

Aku tau, kualitas keimanan seseorang itu ada pasang surutnya. Tapi belakangan kenapa kok surut saja yang aku rasakan. Mungkin beberapa waktu lalu sempet naik, dan itu karna ada maunya.

Ya, aku meyakini kalau Allah selalu punya cara untuk membuat hambaNya, yang entah kadang atau sering melupakanNya, memalingkan hati mereka kembali kepadaNya melalui berbagai macam cara. Dan aku tidak ingin mengingatNya setelah aku mendapatkan musibah atau kesusahan, seperti yang selama ini aku lakukan.

Lantas, apa gerangan yang membuatku kembali memikirkan cara untuk membuat hatiku mengingat dan merindukanNyaĀ ? Menahan nafsu makan, awalnya.

Aku berfikir, satu-satunya caraku untuk menahan nafsu makanku yang kadang terasa teramat liar untuk dikendalikan adalah hanya dengan puasa. Dan aku berfikir lagi, ā€œAllah lo Maha Tau, kamu ga malu ta mau puasa cuman gara-gara biar kurusan dikit? Kok niatmu itu gada ibadahnya sama sekaliā€. Plaaaak, bagus! Aku merasa malu. Emang tidak ada yang bisa aku sembunyikan dariNya, aku mungkin lupa itu.

Mulailah aku browsing, jenis-jenis puasa sunnah apa yang bisa aku lakukan. Karena kalau aku lagi puasa, ada rasa yang gimana gitu karena tidak memikirkan makanan melulu. Jadi pikiran bisa dipakai untuk memikirkan hal lain yang tentunya lebih berguna. Kalau mau tau jenis puasa sunnah, bisa dibaca di sini. Oke, satu masalah sudah ada solusinya.

Dari situs yang aku baca, ada link ke situs lain yang bertema agama juga. ā€œKlik ah, kok sepertinya udah lama ga dapet siraman rohaniā€. Iseng, aku berkunjung ke muslimah.or.id. Lah halaman awal kok udah disuguhin dengan artikel berjudul Membaca Kalamullah dengan Benar Nan Indah (1) dengan tulisan segede gaban dan warna mencolok mata *istighfar*. Aku lupa kapan terakhir aku ngaji. Astaghfirullah ya Rabb. Boro-boro ngaji, kadang subuhan aja bangunnya telat.

I know myself, but He knows me well.


Dari kemaren uda sering membahas beberapa hal sama si Pinkih, mulai dari masalah geje, rencana dan target 5 tahun ke depan, masalah feminism, khayalan urusan menghandle rumah tangga nantinya sampe masalah ngaji. Ah thanks Pink, for our silly conversations :D. Pas ngoperasi bareng ngobrol lagi, aku curhat masalah ibadahku yang payah. Belakangan rasanya males banget kalau mau mampir ke mushola pas jam 10. Akhirnya kelar jajan aku mampir, and I cried. I donā€™t know why. I just feel shy, and miss Him maybe.

Aku bandel, dan bakalan susah untuk memberitahuku sampai pada akhirnya aku meyakinkan diri sendiri kalau aku memang perlu untuk melakukan apa yang diberitahu oleh orang tsb. Buktinya, tetangga boothku yang nyaris tiap hari nyetel nasyid atau streaming tauziah aja ga ngefek untuk menggerakkanku melakukan hal yang sama. ā€œBerasa lagi ramadhanā€ *maap Bar :D*.

Dan siraman rohani berlanjut, pada sahabatku yang lagi di Bali lewat ym.

(10:38:07) loe2k_maezĀ  ting tung
(10:36:43) safitri haloooo
(10:38:18) loe2k_maezĀ  apa kbarnya adik iparnya uda? šŸ˜†
(10:36:44) safitri >:D<
(10:36:46) safitri hahahaah
(10:36:55) safitri lagi nulis soal refleksi diri
(10:37:04) safitri belakangan kok ibadahku ga bagus gini
(10:37:12) loe2k_maezĀ  owh
(10:37:14) loe2k_maezĀ  muhasabah
(10:37:15) safitri di blog
(10:37:15) safitri šŸ˜€
(10:37:27) safitri muhasabah artinya refleksi diri ya?
(10:37:30) loe2k_maezĀ  merasa jauh dari God y
(10:37:34) loe2k_maezĀ  yups
(10:37:37) safitri iyah
(10:37:44) safitri ini tadi dhuhaan
(10:37:46) safitri nangis aku
(10:37:47) safitri šŸ˜¦
(10:38:22) loe2k_maezĀ  emmm…. nangis krena mengingat Allah
(10:38:26) loe2k_maezĀ  bagus klo begitu ^^
(10:38:33) loe2k_maezĀ  kmren2 aq juga begitu
(10:38:36) loe2k_maezĀ  hihi
(10:38:57) safitri hihihi
(10:39:00) safitri kok ya bisa barengan
(10:39:01) safitri >:D<
(10:40:50) loe2k_maezĀ  iya kmren2 lagi melow hihhi
(10:41:03) loe2k_maezĀ  udah terlalau being self center mpe jauh ma God juga
(10:43:16) loe2k_maez ini
(10:41:12) loe2k_maezĀ  lucu y gambarnya
(10:41:31) safitri iyaaah
(10:41:32) safitri hihihi
(10:44:36) loe2k_maezĀ  ini lagi
(10:42:28) loe2k_maezĀ  tpi bahasanya malay ahaahha
(10:42:37) safitri šŸ˜†
(10:42:42) safitri yg ptg bukan alay
(10:50:24) loe2k_maezĀ  hahaha ni pasti lagi sibuk nulis y…
(10:50:29) safitri hahahha
(10:50:31) safitri iyah
(10:50:36) loe2k_maezĀ  kmren sempet bahas2 ma elly tntg artikel ini
(10:50:37) safitri biar ga penuh2 kepalaku
(10:50:44) safitri oh aku juga baca
(10:50:48) safitri liat dari link ym mu
(10:50:49) safitri šŸ˜€
(10:50:52) loe2k_maezĀ  sebenarnya tugas qt di dunia cuman 2
(10:51:20) loe2k_maezĀ  semuanya jadi so complicated whe we getting older krena qt melupakan 2 tugas utama qt
(10:51:55) safitri terusin kakluk, aku perlu siraman rohani
(10:51:58) loe2k_mezĀ  saatnya menata hati,,, merefleksikan diri lagi
(10:52:01) safitri sampe banjir kalo perlu
(10:52:04) loe2k_maezĀ  ahhahah
(10:52:11) safitri bandelnyaaaa ku ini
(10:52:16) loe2k_maezĀ  sampe banjir katanya
(10:52:18) safitri tp aku bersyukur aku single
(10:52:19) loe2k_maezĀ  sama aja vit
(10:52:26) safitri jadi xxxxxx //disensor demi meminimalisir ketersinggungan pihak lain
(10:52:27) safitri šŸ˜†
(10:52:30) safitri thanks God
(10:52:38) safitri You knows me well
(10:52:43) loe2k_maezĀ  ketika hati sudah digantungkan hnya pada masalah dunia,, maka mata hati qt makin lama makin tertutup
(10:53:18) loe2k_maezĀ  pdahal klo niat di tata
(10:53:29) loe2k_maezĀ  maka segala sesuatu yg qt lakukan jadi ibadah
(10:53:59) safitri oh Ya Allah
(10:54:01) safitri *istighfar
(10:54:02) loe2k_maezĀ  jadi yg pertama harus qt lakukan adalah memperbaiki niat….
(10:54:07) safitri uda lama ga denger beginian
(10:54:29) loe2k_maezĀ  hihi aq jadi malu
(10:54:43) safitri šŸ˜¦
(10:54:45) safitri lanjutiiiin
(10:55:25) safitri nah itu dia
(10:55:33) safitri ibadahku berantakan
(10:55:44) safitri uda terlalu fokus ma urusan dunia
(10:56:05) safitri ini tadi mikir “apa si yang bisa nahan nafsu ngemilku biar badan yg membengkak ini kurusan”
(10:56:08) safitri jawabannya puasa
(10:56:12) safitri nah lanjut mikir lagi
(10:56:21) safitri “kok ga malu si puasa cuma karna niat diet”
(10:56:25) safitri *plaaaaakkk
(10:56:29) safitri ditampar diri sendiri
(10:56:31) safitri šŸ˜†
(10:58:09) loe2k_maezĀ  hahahha tpi memperbaiki niat mngkin juga gak bisa frontal
(10:58:27) loe2k_maezĀ  ikhlas itu harus dilatih
(10:58:34) loe2k_maezĀ  bukan instan jadi
(10:58:39) loe2k_maezĀ  *ngomong gampang y
(10:58:40) loe2k_maezĀ  šŸ˜€
(11:02:04) loe2k_maezĀ  klo melakukan sesuatu nunggu ikhlas secara penuh juga gak bakal dilaku2in
(11:02:06) safitri hhihi
(11:02:14) safitri ga semua orang bisa mikir kek gini kakluk
(11:02:14) loe2k_maezĀ  ingt gak ada crta guyonan kyak gini
(11:02:22) safitri kita patut bersyukur dikasi pikiran kek gn
(11:02:42) loe2k_maezĀ  jadi jika diibaratkan klo hasil ibadah itu dpt selembar kain
(11:02:54) loe2k_maezĀ  iya smoga masih dibimbingNya
(11:03:00) safitri trus2
(11:03:23) loe2k_maezĀ  ada 3 oran ini:a,b,c
(11:03:53) loe2k_maezĀ  si A : beribadah dg sungguh n ikhlas krena tingkat keimanan yg memang udah mantab
(11:04:14) loe2k_maezĀ  si B : y daripada gak ibadah,, gak ikhlas2 dikit boleh lah
(11:04:29) loe2k_maezĀ  si C : ngapain ibadah klo gak ikhlas,, nunggu ikhlas dulu lha
(11:04:44) loe2k_maezĀ  in d end : waktu ajal menjemput n tidak tahu kpan itu
(11:05:03) loe2k_maezĀ  di hari pembalasan ntar si A baklan dpt kain utuh, bagus
(11:05:16) loe2k_maezĀ  si B : dapt kain tpi sobek2 gak karuan
(11:05:23) loe2k_maezĀ  si C : gak dpt apa2
(11:05:39) loe2k_maezĀ  padahal di hari pembalasan ada yg namanya syafa’at dari baginda nabi
(11:05:58) loe2k_maezĀ  mka beruntunglah si B kain sobek2nya dpt ditolong oleh syafa’at nabi
(11:06:25) loe2k_maezĀ  sedangkan si C hanya melongo krena dia tidak punya apa2 yg harus ditambal oleh syafa’at
(11:06:29) loe2k_maezĀ  hiihi
(11:06:37) loe2k_maezĀ  dulu pernah dapt cerita kyak gitu
(11:07:12) loe2k_maezĀ  buat motivasi beribadah pas waktu kecil,, yg masih suka minta reward šŸ˜€
(11:07:25) safitri šŸ˜€
(11:07:28) safitri baguuus critanya
(11:07:33) safitri nah itulah dia
(11:07:46) safitri aku percaya Allah selalu berusaha memalingkan kita kepadaNya
(11:07:57) safitri cuma kita sadar apa ngga, mau memanfaatkan ato engga
(11:08:00) safitri itu yg jadi kuncinya
(11:08:12) safitri malu sebenernya dateng pas butuh doang
(11:08:19) safitri karna aku juga ga suka kalo digituin
(11:08:20) safitri šŸ˜€
(11:08:50) loe2k_maezĀ  iy ya.. apalagi pas adzan berkumandang,, Beliau harus menanti qt untuk dtang
(11:09:11) safitri aku sering nunggu mpe akhir2 kadang
(11:09:14) loe2k_maezĀ  padahal Beliau bos qt kok y Beliau y nunggu
(11:09:14) safitri karna kecapekan

Makasi Kakluk *peluk-peluk*.

Ya, aku tau aku belakangan terlalu disibukkan dengan urusan dunia untuk mengejar ini mengejar itu. Khayalan soal 5 tahun mendatang aku punya, tapi ketika aku harus dipanggilNya sebelum itu rasanya aku ga punya bekal.

Astaghfirullahaladzim Ya Rabb.

Ah bapak, ibu, anakmu merindukanmu..

A Way To Get The Dream Has Come

Semalam aku berniat untuk hiatus dari dunia perbloggingan, karna beberapa alasan. Tapi justru hari ini malah bikin postingan baru.

God knows me well. I believe it.

Minggu kemaren aku merasa sangat kelelahan. Dan hal ini memberikan dampak ke buruknya mood dan hilangnya ide to do something fun. Sempet stuck juga dengan rencana-rencana yang bisa meningkatkan gairahku karna berjuang meraihnya. Semua menguap.

And i stopped on a point, didn’t move. I was tired. That’s all.

Yah begitulah ketika aku sudah kelelahan secara fisik. Sifat lintahku yang mudah untuk beregenerasi pun menjadi tidak berfungsi secara maksimal, bahkan bisa dikatakan impotent. No more fun.

Tapi sekarang aku justru memiliki beberapa hal yang harus aku handle bersamaan. So much fun, indeed ^^. Let God guide my path as always, I just can try my best to get closer to my dreams and I’ll let Him to decide the best way for me.

I had a great Sunday. Got a treat from Agnes in Sushi Groove *yummy* and we started to talk about our fun project. It makes me feel so terribly excited, we’ve found a way to realize one of my dream (maybe so does she).

I just imagine, for the next we’ll spend more time together with order a glass of coffee, sit in a cafe and stare at our laptop. And another time, we’ll sit on the edge of the bridge to enjoy our meal, duck and serundeng. You owe me this, Ay ^^.

But still, we have to do a hard work. Impeccably.

Thanks God for giving many lovely activities. Hope I can do it well.

ā€œThe only thing that will stop you from fulfilling your dreams is you.ā€ -Tom Bradley-

Captured Moments 1

Ya gini ini hasilnya kalo mood lagi mellow-mellow hehehe. I think it will be nice to see the pictures that ever captured with the lovely people around us. Karna suatu saat, pas membuka-buka file lama yang isinya foto-foto, bakal bikin kangen dan mengenang memori yang disimpan di foto itu ^^.

Wisudaan Elly di Malang

Wisudaannya Elly taun 2008

Pas ni bocah wisuda, Kak Luk ga bisa dateng dan 3Gers jadi ga komplit. But it was okay ^^. Baca lebih lanjut

Tour De Jogja (Part 4)

Kenapa jadi mirip cerita bersambung ya?

Anyway, jalan-jalan kali ini bertema candi. Dan seperti biasa, kita mulai jalan dari tempat menginap masing-masing jam 8. Nah ada yang salah paham ni, si Anggri. Dia pikir kalo sampe di candinya jam 8 heheheh. Kesian ih, nungguin mpe 2 jam di sana, brangkat dari Solo pula, uda brasa pengen ngutuk orang jadi stupa kali ya ^^. Maaf de heheheh.

Maen ke candi kali ini berempat; aku, Mbak Dina, Chocky dan Anggri. Tujuannya adalah Candi Prambanan, yang terkenal sebagai candi dengan arsitektur tercantik di dunia (lupa baca di mana). Dari shelter busway terdekat, aku naik 2B dan berhenti di Condong Catur. Ganti lagi ke 3B untuk sampe ke Meguwo dan ganti 1A/1B yang berenti di Prambanan. Gampang ya di sini jalurnya ^^. Baca lebih lanjut

Tour De Jogja (Part 3)

Perjalanan kali ini adalah mengunjungi daerah Gunung Kidul, kita mau ke pantai. Tadinya mau mengunjungi Pantai Baron dan Sundak, sayangnya estimasi waktunya salah dan kita kesiangan sampe sananya. Brangkat dari rumah jam 8 ke shelter TransJogja terdekat. Ini juga pertama kalinya aku ngrasain naek TransJogja, beda sama TransJakarta. TransJogja lebih kecil busnya begitu juga dengan shelternya, gada jembatan penyebrangannya juga. Tapi di sini yang jaga ramah, bilang aja mau ke mana trus ntar dijelasin sama orangnya. Helpful banget ^^. TransJogja ada 6 jalur: 1A, 1B, 2A, 2B, 3A dan 3B dengan harga tiket Rp 3.000 uda bisa ngiderin Jogja loo hehehe.

Aku naik TransJogja menuju terminal Giwangan, skalian ketemuan sama Mbak Dina di sana. Habis dari Giwangan, kita naik angkutan elf gitu ke Wonosari dengan biaya Rp 6.000,-. Lama boo ternyata, aku tinggal tidur aja karna emang ngantuk banget kurang tidur, hampir 1 jam perjalanan. Sampe di sana naek angkutan 16 yang menuju Baron. Ini angkutan naujubilah ga manusiawi, uda mirip angkutan supporter bola. Penumpangnya sampe gelantungan di pintu >.<. Mbak Din kebagian juga, dia harus setengah berdiri sekitar 10 menit sampe ada penumpang yang turun. Mending kalo berdiriĀ  di bus, jarak kepala ke atap bus masi ada. La ini kagak, jadinya mbungkuk gituh. Oh ya, jalan di daerah Gunung Kidul uda aspalan mulus kok. Karna tau kita pengunjung, bukan penduduk lokal, kita ditarik Rp 10.000,- untuk ongkosnya -_- padahal orang situ bayarnya cuma Rp 5.000,-. Capede… Baca lebih lanjut

Trip To Ujung Genteng

Akhirnya aku memiliki Desember Ceriaaaaa. Kenapa? Karena aku bisa merasakan holiday dan mengunjungi 2 tempat di Indonesia: Ujung Genteng dan Jogja. Senangnya ^_________^. Tanggal 17-20 kemaren yang aku kunjungi adalah Ujung Genteng.

Lokasi UG ini ada di Sukabumi. Dari namanya aja uda keliatan kalo tempatnya jauh di ujung. Tanggal 17 malem aku, Elly, Pinkih, Mas Eriek, Mba Dina, Chocky, Wawan, Mas Agung, dan 3 orang temennya Elly dari Jakarta (Destia, Ainul dan Nisa) berangkat ke UG. Dari Cikarang jam 7 malem naek angkot ke terminal Cikarang buat dapetin bis ke Bogor. Nah karena uda kemaleman, kami ga dapet bis Bogor, jadinya ke Kampung Rambutan (Rp 6.000,-) dulu trus ngebis ke Sukabumi (Rp 16.000,-). Lama bener pokoknya perjalanan ke Sukabumi.Ā  Dari Sukabumi ke Lembur Situ (Rp 10.000,-), habis gitu ganti angkutan lagi ke Surade dan terakir ke Cikaso (cerita lengkap soal rute perjalanannya adaĀ di sini ). Baca lebih lanjut

Stories From My (Free) Sunday

Yaps, my free sunday was coming finally . Rasanya gimanaa gitu, seneng pastinya *ketauan banget uda lama ga ngrasain libur* hehehe. Emang uda niatan hari ini mau beli parfum dan bedak karna stok uda habis, jadinya merencanakan mau ke entahmallmana di hari minggu ini. Dengan mempertimbangkan aspek ekonomis (ogah bayar taksinya), diputuskan saja ke mall terdekat, Semanggi ^^.

Hari minggu diwarnai dengan acara mbabu, beresin kamar (termasuk kamar mandinya), dan setrika. Baru keluar kos jam 10 kurang. Tumben-tumbennya si bis 121 lama banget baru muncul, uda sampe luntur bedaknya *halah*. Pas nungguin bis diwanti-wanti sama Mbak Titie, belanjanya jangan sampe habis banyak ahahaha. Buset dah, segitu tenarkah pamorku sebagai miss jinjing ? Mbak Tiar juga pernah bilang hal yang sama si >.<, kalo aku uda beraksi bisa bahaya :D. Baca lebih lanjut